Antisipasi Lonjakan Penumpang, Setiap Hari KCIC Siapkan 20 Ribu Kursi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan kesiapan mereka dalam menyambut liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan menyediakan lebih dari 20 ribu tempat duduk setiap harinya untuk Kereta Cepat Whoosh. Tiket untuk perjalanan ini sudah dapat dipesan mulai H-7 melalui berbagai channel penjualan, termasuk aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, loket, Ticket Vending Machine, dan channel resmi mitra KCIC.

Menurut Emir Monti, Manager Corporate Communication KCIC, langkah ini diambil untuk memfasilitasi masyarakat yang berencana berlibur. “Untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin berlibur, KCIC telah menyiapkan lebih dari 20 ribu tempat duduk Kereta Cepat Whoosh setiap harinya selama masa liburan Nataru,” ungkap Emir dalam keterangannya, Sabtu (16/12/2023).

- Advertisement -

Emir juga menekankan bahwa KCIC telah bersiap memberikan pelayanan terbaiknya menghadapi lonjakan penumpang akhir tahun. Jadwal operasional Kereta Cepat Whoosh direncanakan mulai pukul 06:15 hingga 20:30 setiap harinya, dengan headway 25-35 menit pada jam sibuk dan 50-60 menit di luar jam sibuk.

“KCIC akan menjalankan pola operasi secara rutin. Apabila sewaktu-waktu terjadi peningkatan jumlah penumpang, maka akan dilakukan penambahan perjalanan,” tuturnya.

Dalam upaya memberikan pelayanan yang optimal, KCIC menerapkan skema penetapan harga dinamis untuk tarif Kereta Cepat Whoosh. Penetapan tarif mempertimbangkan aspek jam keberangkatan, jumlah permintaan, dan periode keberangkatan, memastikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi semua penumpang. Liburan Nataru dijanjikan semakin seru dengan fasilitas dan pelayanan yang diberikan oleh KCIC.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Aksi Memanas di BPK RI, KAPAK Tuntut Usut Dugaan Kredit Bermasalah Kalla Group di Bank Himbara

JCCNetwork.id – Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER