Empat Orang Tersangka Kasus Penyelundupan Anak Komodo

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Sebanyak empat orang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus penyelundupan satwa dilindungi, yakni seekor anak Komodo dari Kampung Kerora, Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo.

“Pelaku utama berinisial H dari Bali, lalu I yang mengomunikasikan ke pelaku utama, serta M dan A yang merupakan orang Manggarai Barat untuk menangkap dan menjerat Komodo,” kata Wakapolres Manggarai Barat Kompol Budi Guna Putra, Rabu (1/11/2023).

- Advertisement -

Kasus ini terungkap ketika petugas Karantina Pertanian menemukan seekor anak Komodo yang mulutnya diikat menggunakan lakban dan kakinya terikat di dalam sebuah tas hitam. Pelaku utama, H, telah meletakkan tas tersebut di truk yang mengangkut pisang di Pelabuhan ASDP Labuan Bajo pada Senin pagi.

Pelaku utama, H, telah melakukan hal serupa sebanyak lima kali, dengan tiga di antaranya berhasil dijual ke Bali dan Jawa.

Anak Komodo ini ditangkap menggunakan jerat dari tali nilon dan kayu. Tersangka M dan A yang menangkap anak Komodo tersebut dijanjikan upah sebesar Rp2 juta per ekor, sedangkan I sebagai perantara diberi uang sebesar Rp500 ribu.

- Advertisement -

Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut, dan tindakan hukum akan diambil sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem Pasal 21 ayat 2 huruf A, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda maksimal Rp100 juta.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

ISPU Tembus 4.249, Polusi Udara Ancam Kesehatan Warga

JCCNetwork.id- Kualitas udara di sejumlah wilayah Indonesia berada dalam kondisi mengkhawatirkan. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mencatat 11 daerah masuk kategori udara berbahaya berdasarkan data...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
POV Kalau Ketemu Pak Prabowo Apa Yang Mau Dikatakan? #shorts #trending
00:42
Video thumbnail
KDM Cengar-Cengir Saat Dijuluki Gubernur Konten
08:05
Video thumbnail
Detik-Detik Mentan Amran Mendadak Jadi Makcomblang untuk Peternak Telur #shorts #trending
01:18
Video thumbnail
Bikin Suasana Cair, Mentan Amran Mendadak Jadi Makcomblang, Carikan Jodoh untuk Peternak Telur
08:36
Video thumbnail
Jangan Main-Main Daerah Tak Bentuk Satgas MBG Bakal Disurati, Ada Apa?
08:31
Video thumbnail
Tak Main-Main, Mentan Amran Serukan Hukuman Berat bagi Mafia Beras Oplosan #shorts #trending
01:58
Video thumbnail
Tak Main-Main, Mentan Amran Serukan Hukuman Berat bagi Mafia Beras Oplosan
09:03
Video thumbnail
Beda dari Biasanya Begini Gaya Santai Hakim MK Saldi Isra Saat Ngopi Bareng Bareng Anak Muda
09:49
Video thumbnail
Bahlil Tak Main-Main, Tindak Pejabat Migas yang Masih Main Belakang #shorts #trending
01:25
Video thumbnail
Bahlil Tegas ke Jajaran Ditjen Migas: Main Bawah Tangan, Saya Selesaikan
08:31
Video thumbnail
Harga Pakan Melambung, Mentan Perintahkan Satgas Sisir Perusahaan Penjual #shorts #trending
01:10
Video thumbnail
Mentan Perintahkan Satgas Sisir Perusahaan Penjual Pakan Mahal
08:28
Video thumbnail
DPR Diminta Jangan Gegabah, Perampasan Aset Bisa Jadi Masalah Jika Tanpa Pengawasan Ketat
08:08
Video thumbnail
Semua Bisa Dapat Gaji Rp20 Juta Perbulan Tanpa Kerja, Kok Bisa?
01:28
Video thumbnail
Mentan Amran Ungkap Kekuatan Energi RI, Pengurangan Gas Bikin Negara Tetangga Uring-uringan
09:46
Video thumbnail
Semua Dapat Gaji Rp20 Juta Perbulan Kalau Korupsi Pertambangan Disikat Habis #shorts #titipanrakyat
01:36
Video thumbnail
BRIN Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik, Ketergantungan Impor LPG Bisa Ditekan #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Gebrakan BRIN, Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik, Berpotensi Hemat Impor LPG
09:52
Video thumbnail
Sabu 1,2 Ton di Aceh Terungkap, Polri Bidik Pemodal dan Dalang Jaringan Narkoba #shorts #trending
01:49
Video thumbnail
Bukan Cuma Pengedar, Polri Buru Pemodal dan Pengendali Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh
10:31

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER