JCCNetwork.id – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta para kadernya kuat menghadapi ujian usai kabar duet Anies-Cak Imin di Pilpres 2024.
Mantan Presiden RI ke-6 itu mengaku banyak yang dihadapi Koalisi Perubahan untuk Persatuan pada awalnya. Akan tetapi, terlihat akhir-akhir ini dengan adanya progres pencapresan sebelum akhirnya kandas.
“Kalau saya ikuti, kerja ini tidak mudah, banyak sekali hambatan dan tantangan. Tetapi belakangan kelihatan progres yang memberikan harapan sebelum kandas dan terempas tiga hari yang lalu,” kata SBY di Cikeas, dikutip JCCNetwork.id Jumat (1/9).
Oleh sebab itu, ia meminta kader partai berlambang Mercy itu untuk tenangkan hati. Pasalnya, apa yang di hadapi oleh partai saat ini bukan akhir dari perjuangan.
“Saya sangat mengerti perasaan emosi para kader. Saya minta mari kita tenangkan hati kita, pikiran kita, ini bukan kiamat, ini bukan akhir dari perjuangan kita, bukan,” tegas SBY.
Dalam memulihkan kembali semangat para kadernya, SBY mengutip salah satu surat Al-Insyurah bahwa akan ada kemudahan setelah kesulitan.
“Ini harus kita maknai sebagai ujian dan cobaan, yang harus kita hadapi dan kemudian kita atas. Ingat, sesudah kesulitan, di balik kesulitan, ada kemudahan, fa inna ma’al usri yusro, betul, fa inna ma’al usri yusro,” tuturnya.
“Kita kalau melakukan kilas balik, sering menghadapi guncangan dan krisis. Alhamdulillah, kita selalu bisa mengatasinya. Saya yakin ini rencana Tuhan, dan rencana Tuhan selalu lebih indah dari rencana manusia. Insyaallah kita akan mendapatkan yang lebih baik di masa depan,” terangnya menambahkan.



