Nikahkan Anjing Pakai Adat Jawa Cederai Nilai Budaya?

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Viral video pernikahan anjing menggunkan adat Jawa di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Barat (Jakbar) menuai protes keras dari Ketua Peguyuban Pranatacara Yogyakarta(PPY) Ki Abeje Janoko. Pasalnya, acara tersebut sangat menciderai nilai-nilai budaya adiluhung yang tetap di lestarikan di wilayah negara kesatuan Republik Indonesia.

“Acara yang dilaksakan tersebut sangat mencederai nilai-nilai budaya adiluhung yang tetap dilestarikan di wilayah negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Ki Abeje Janoko dikutip.

- Advertisement -

Ki Abeje menyampaikan, prosesi adat pernikahan Jawa diciptakan oleh nenek moyang dan sifatnya sangat sangkral, lantaran mengandung nilai budaya luhur. Untuk itu sangat tidak relevan digunakan secara sembarangan.

“Prosesi adat diciptakan oleh leluhur kami, terkandung nilai luhur dan dipakai upacara sakral dalam pernikahan manusia, tetapi diadopsi untuk prosesi pernikahan dengan memakai simbol-simbol budaya adiluhung yang semestinya tidak pantas diterpakan pada anjing,” pungkasnya.

Sebelumnya, video pernikahan anjing di Pantai Indah Kapuk viral di media sosial.
Dalam video itu juga disebutkan nama anjing yang menikah yaitu Jojo dan Luna. Kabarnya pernikahan binatang itu menelan biaya hingga Rp200 juta.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Menlu Pastikan Kredensial Dubes Segera Diserahkan

JCCNetwork.id- Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, memastikan proses penerimaan belasan duta besar asing yang saat ini masih menunggu penyerahan surat kepercayaan kepada Presiden RI...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER