JCCNetwork.id– Chelsea berambisi merubah starategi permainan dengan mendepak pemain yang dianggap kurang berkontribusi bagi The Blues termasuk Mason Mount dan Kai Haverzt.
Manajemen Chelsea mengadakan monuver cuci gudang sebagai upaya penambahan dana untuk merekrut pemain-pemain anyar yang berpotensi menstabilkan peforma The Blues dimusim depan.
Tim yang identik dengan warna biru itu sempat tak tampil konsisten di musim sebelumnya sebab hanya finis di posisi ke-12 Premier League dengan catatan sebelas kemenangan, 16 kekalahan dan sebelas hasil seri dari 38 pertandingan.
Hasil ini menggagalkan mimpi anak didik Mauricio Pochettino untuk berajang di kompetisi elit antar klub Eropa musim ini.
Melansir dari laporan Mirror, monuver cuci gudang Chelsea akan tetap berjalan tanpa ada ganjalan sedikitpun. Sebagai pembuktian musim kemarin sosok gelandang penting The Blues Jorginho ke Arsenal. Maka dalam waktu dekat Mason Mount dan Kai Haverzt akan didepak dari Stanford Brigade.
Mendengar informasi itu Manchester United menjadi list terdepan memburu Mount. Walau sempat terganjal lantaran harga yang dipatok sangat mahal, namun dengan strategi rayuan ala MU, manajemen The Blues akhir berubah pikiran.
Dilaporkan, Chelsea berambisi mematok harga 70 juta Pounds atau setara Rp 1,3 triliun untuk Mount dan Haverzt. Namun Manchester United dan Arsenal kompak memberikan harga yang sama yakni 40 juta Pounds atau setara Rp 767 miliar.
Maka itu kedua dikabarkan sudah setuju dengan pihak penawar dan siap meninggalkan Stamford Bridge.



