Rapat ke MLS, Laporta Sebut “Messi Tak Ingin Ditekan Maunya Liga Santai”

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Inter Miami sukses memboyong sang mega bintang Lionel Messi ke Major League Soccer (MLS). Hal ini membuat Juan Laporta selaku presiden Barcelona sakit hati dan menyebut, La Pulgita tak berani tampil lagi di Liga yang kompetitif.

Legenda sepakbola berusia 35 tahun itu resmi mengkumandangkan akan berlayar ke Inter Miami FC mulai musim 2023/2024. Kontraknya bersama Paris Saint-Germain akan usai musim ini.

- Advertisement -

Tampil membela Les Parisiens La Pulga berhasil mencatatkan 74 penampilan di semua ajang dengan mencetak 32 gol dan 34 assist.

Kapten timnas Argentina itu juga berhasil membawa klub yang bermarkas di Parc des Princes itu menyabet dua gelar juara Ligue pada musim 2021/2022 & 2022/23. Kemudian menggaet Trophee Des Champions pada musim 2022.

Sementara itu, keputusan Messi mendarat ke Miami, membuat orang nomor satu Blaugrana menjadi sakit hati lantaran Messi tidak menepati janji kembali ke klub yang melambungkan namanya di kanca sepakbola dunia.

- Advertisement -

“Ayah si pemain, Jorge Messi, pada Senin (5/6/2023), memberitahukan kepada Presiden Klub Joan Laporta terkait keputusan si pemain untuk gabung Inter Miami, meski ada penawaran dari Barca terkait keinginan kedua pihak, FC Barcelona dan Lionel Messi untuk bisa bersama lagi,” laporan resmi Barcelona, dikutip, Kamis (8/6/2023).

“Presiden Laporta memahami dan menghormati keputusan Messi untuk berkompetisi di liga yang lebih santai, jauh dari pemberitaan, dan tekanan yang sudah dialaminya selama bertahun-tahun.” ungkap laporan yang sama.

“Baik Joan Laporta dan Jorge Messi sudah sepakat untuk bersama-sama mempromosikan tribut dari fans Barca untuk menghormati pemain yang pernah dan akan selalu dicintai oleh Barca.” tutup laporan tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Ekspor Inggris ke AS Turun Tajam

JCCNetwork.id-Ekspor Inggris ke Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan tajam sejak pemberlakuan kebijakan tarif oleh pemerintahan Presiden Donald Trump. Data terbaru menunjukkan nilai ekspor barang Inggris...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER