Kalau KKB Minta Uang Dikasi, Merdeka Tak Mungkin

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua telah mengancam akan menembak mati Kapten Phillip Mehrtens, seorang pilot Susi Air, jika tidak ada negosiasi mengenai kemerdekaan Papua. Namun, mantan Kabais TNI, Soleman B. Ponto, menyatakan bahwa tuntutan negosiasi yang diajukan oleh KKB Papua di bawah pimpinan Egianus Kogoya tidak masuk akal.

Soleman Ponto menilai bahwa Indonesia secara tegas tidak dapat melibatkan diri dalam negosiasi yang dapat mengancam keutuhan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia juga menekankan bahwa kemerdekaan suatu wilayah tidak dapat ditukar dengan satu nyawa, karena tidak sesuai dengan prinsip-prinsip yang berlaku.

- Advertisement -

“Kalau Dia (KKB Papua) minta uang kita kasih. Ini kalau Dia minta (Papua) merdeka, mana mungkin merdeka hanya untuk ditukar dengan satu orang,” ujar Soleman Ponto, dikutip Selasa (30/5/2023).

Soleman Ponto juga merasa kesal dengan tindakan KKB Papua yang telah menewaskan beberapa prajurit TNI selama operasi penyelamatan pilot Susi Air. Menurutnya, KKB Papua seharusnya tidak menggunakan kekerasan, melainkan dapat membahas masalah tersebut secara langsung dengan pihak pemerintah Indonesia.

Sebagai contoh, Soleman Ponto mengingatkan tentang pembebasan sandera yang dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf di masa lalu. Dalam kasus tersebut, negosiasi dilakukan dengan duduk bersama tanpa melibatkan tindakan kekerasan.

- Advertisement -

“Padahal kalau bicara pembebasan sandera, negosiasi, ya duduk baik-baik jangan tembak-tembakan,” tucapnya.

Oleh karena itu, Soleman Ponto memberikan saran kepada KKB Papua agar mengubah tuntutan mereka menjadi lebih masuk akal. Ia mengatakan bahwa jika KKB Papua meminta hal-hal lain, seperti uang, pemerintah masih dapat mempertimbangkannya. Namun, jika mereka tetap meminta kemerdekaan, dialog mengenai kemerdekaan tersebut tidak akan mungkin terjadi.

Saat ini, pemerintah Indonesia terus berupaya untuk menangani situasi di Papua dengan pendekatan yang lebih dialogis, dengan harapan dapat mencapai solusi yang adil dan menghormati kepentingan semua pihak terkait.

Perkembangan selanjutnya terkait ancaman KKB Papua dan upaya penyelesaian konflik di Papua masih dalam proses dan akan terus dipantau.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pengusaha Cina Ngeluh ke Prabowo

JCCNetwork.id- Surat terbuka para investor China yang tergabung dalam Kamar Dagang China di Indonesia atau CCCI kepada Presiden RI Prabowo Subianto menjadi pemberitaan media...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER