Laksanakan Sidang Offline, Kejari Jakpus Koordinasi Dengan PN Jakpus Hingga Rutan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus), Sobrani Binzar menilai pihaknya telah siap melaksanakan sidang offline di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

Ia mengaku, persiapan yang dilakukan oleh pihaknya dalam pelaksanaan sidang secara tatap muka tersebut telah mencapai 100 persen.

- Advertisement -

“Ropi tahan, Borgol, pengawal tahanan dan juga alat komunikasi pengawal tahanan sudah kita persiapkan. Baik itu mobil tahanan, Borgol, Rompi tahanan semuanya sudah diperbaharui,” kata Sobrani di Kejari Jakpus, Senin (15/5/2023).

Mantan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Tangerang Kota itu mengaku sudah melakukan koordinasi kepada pihak Rumah Tahanan Negara (Rutan) terkait dengan izin para tersangka yang akan mengikuti sidang offline.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Rutan salemba dan Rutan Pondok Bambu. Kami juga sudah melakukan kordinasi dengan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,” Ungkapnya.

- Advertisement -

Sejauh ini, lanjutnya, persiapan pelaksanaan sidang secara tatap muka tidak ada kendala. Bahkan, pihaknya juga sudah mempersiapkan sebanyak 13 orang pengawal tahanan yang dibantu dari pihak kepolisian.

Selain itu, Sobrani menambahkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak Pengadilan jika ada perkara yang tidak dapat dilakukan sidang offline.

“Itu tergantung kebijakan dari hakim. Kalau hakimnya minta online, kita akan koordinasi,” Ungkapnya.

Sebelumnya, PN Jakpus akan segera menggelar persidangan secara Offline. Sidang secara tatap muka tersebut dilakukan atas permintaan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus).

Humas PN Jakpus, Zulkifli Atjo mengatakan, pihaknya telah bekoordinasi dengan Kejari Jakpus terkait pelaksanaan persidangan tindak pidana secara tatap muka yang akan dimulai sejak tanggal 15 Mei 2023.

“Ofline tapi dalam hal tertentu kami minta online. Yang rese-rese yang anak-anak, terdakwanya misalkan ada pengerahan massa, atau anak-anak yang tidak mau ketemu dengan saksi dewasa, kita masih minta seperti itu,” ucap Zulkifli di PN Jakpus, Jumat (12/5/2023).

Ia mengaku, persidangan secara online masih tetap dilakukan dalam kasus-kasus tindak pidana tertentu. Salah satunya terkait dengan tidak pidana kekerasan terhadap anak. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari trauma yang dialami oleh korban.

Selain itu, pihaknya juga akan menerapkan sidang secara daring bagi perkara tindak pidana yang menimbulkan kerumunan di PN Jakpus.

“Pak Ketua kan kemarin arahannya kita ikutin sidang offline-nya, dengan melihat situasi dan kondisi. Kalau kondisinya tidak memungkinkan untuk offline, ya kita minta online. Misalnya pelecehan seksual anak. Kan nggak perlu datang kesini saksinya. Yang ke dua perkara-perkara yang konflik sara misalnya,” Ungkapnya.

Zulkifli menambahkan, PN Jakpus juga akan menyusun jadwal sidang yang akan dilakukan secara tatap muka. Menurutnya, selama persidangan yang digelar secara online, pihaknya dapat menangani 30 sampai 40 perkara setiap harinya.

“Tentunya dengan offline ini kita akan susun agenda perkara. Kan kalau online ini bisa 30-40 perhari. Kalau pidana ini kan banyak, tipikor apa semua. Jadi kita akan atur nanti. Jangan terlalu banyak,” Pungkasnya. (Nando).

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

JCCNetwork.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta angin kencang...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER