Dua WNA di Bali Buat KTP untuk Pemilu 2024, Begini Kata Kejari Denpasar

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Bali mulai mendalami dugaan adanya kepemilikan KTK, KK, dan akta kelahiran milik dua warga negara asing (WNA) untuk kepentingan Pemilu 2024.

Kepala Kejari Denpasar, Rudy Hartono menegaskan, bahwa pihaknya saat ini masih mendalami lebih dalam motif di balik pembuatan identitas palsu tersebut.

- Advertisement -

“Ini baru indikasi, ngapain sih WNA memiliki KTP,” kata Rudy dalam keterangannya yang di kutip JCCNetwork.id, Kamis (16/3/2023).

Selain itu, Kejari juga menemukan seorang warga Suriah dan warga Ukraina yang memiliki tiga dokumen kependudukan tersebut, namun identitasnya palsu.

Pasalnya, keduanya sejak satu tahun lalu sudah mengantongi dokumen tersebut degan cara memberi suap kepada calo yang merupakan WNI untuk membuatkan dokumen resmi kependudukan tersebut.

- Advertisement -

Warga Suriah berinisial MNZ pun harus diberikan sanksi membayar Rp15 juta untuk mengurus tiga dokumen kependudukan tersebut. Sementara itu, untuk warga Ukraina berinisial KR diberi sanksi membayar senilai Rp31 juta.

Sementara itu, dua WNA juga dengan tiga calo WNI masing-masing berinisial IWS, IKS, dan NMK sudah di tetapkan sebagai tersangka kasus suap pengurusan KTP, KK, dan akta kelahiran dua WNA tersebut.

“Untuk selanjutnya tim penyidik Kejaksaan Negeri akan memanggil para tersangka secara patut, dan segera membuat berkas perkaranya. Kami teliti, kemudian penuntut umum akan melimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Denpasar,” ungkap Rudy.

Selain itu, Rudy juga menyampaikan bahwa, alasan dua WNA itu mengurus dokumen tersebut agar bisa membuka rekening Bank dan berusaha.

Sejak keduanya mendapatkan tiga dokumen tersebut pada tahun lalu, MNZ dan KR membuka rekening bank di salah satu bank swasta Denpasar, Bali.

Kejari Denpasar Dalami Indikasi Dua WNA Buat KTP Untuk Pemilu 2024

Meski begitu, pihak kejaksaan masih tetap terus menelusuri kemungkinan penyalahgunaan dokumen tersebut untuk kepentingan lainnya. Termasuk juga dengan Pemilihan Umum (Pemilu 2024).

“Ini baru mulai penyidikannya, yang pasti WNA ingin punya aset. Bagaimana caranya, oh harus ada KK, KTP, akta, dan ini kita tindak lanjuti. Ini baru indikasi,” ucapnya.

Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, bahwa pihaknya pun juga lansung melakukan pemblokiran NIK dua WNA tersebut.

“NIK KTP-el sudah kami blokir, dan tidak bisa di buka kembali,” tegas Zudan.

Dapatkan Berita Update di Google Berita

- Advertisement -

BACA LAINNYA

ESDM Dorong Pengembangan Hidrogen Nasional

JCCNetwork.id- Pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sama dengan sejumlah perusahaan asal Amerika Serikat untuk mengembangkan ekosistem hidrogen sebagai salah satu sumber energi masa depan. Wakil...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Blak-blakan, Prabowo Akui Punya Darah Indonesia Timur,: Sekali Hatinya Dipegang, Setia Sampai Mati
08:31
Video thumbnail
Momen Prabowo Panggail Gubernur Sherly, Tepuk Tangan Menggema: Pemilu Masih Lama
08:26
Video thumbnail
DPR Soroti Pengelolaan Aset Rampasan: Jangan Sampai Niat Merampas Ujungnya Jadi Ampas
08:47
Video thumbnail
Momen Prabowo Bercanada ke Luhut: Roda Berputar, Saya Sekarang Komandan Beliau
08:43
Video thumbnail
Resmi Ada Aturan Baru Ojol, Tarif hingga Layanan Pengiriman Barang Kini Diatur
12:01
Video thumbnail
DPR Ingatkan Polisi, Jangan Sampai Jadi Korban Perusahaan
09:28
Video thumbnail
Bikin Laporan ke 9 Hakim MK, Pengadu Justru Ditanya Ketua MKMK Status Anda Apa?
09:30
Video thumbnail
Biaya Haji 2027 Makin Ringan, Prabowo Beri Subsidi Rp3 Juta #shorts #trending
01:53
Video thumbnail
Bahas Biaya Haji 2027, Dasco Lempar Candaan: Semua Sepakat Turun, Kecuali Kementerian Haji
09:15
Video thumbnail
Gibran Buka Suara soal Putusan MK #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Kabar Baik, Subsidi Rp3 Juta dari Prabowo Bikin Biaya Haji 2027 Makin Ringan
08:28
Video thumbnail
Momen Tak Terduga, Lampu Ruangan DPR Mati Saat Bahas RUU Perampasan Aset
09:25
Video thumbnail
Momen Zulhas Sebut Charly Van Houten di Acara PAN, Langsung Disambut Sorakan
08:43
Video thumbnail
MKMK Cecar Pengadu Soal Mana Bukti 9 Hakim MK Diiming-imingi Denny Indrayana
08:07
Video thumbnail
Hakim Liliek Dibuat Heran, Pemohon Klaim Kuliah Usai SMP Tanpa Ijazah SMA
08:03
Video thumbnail
Prabowo Ungkap Rencana Baru, BNN Bakal Berganti Nama #shorts #trending
01:13
Video thumbnail
Prabowo Tegas Berantas Narkotika, Nama BNN Bakal Berganti Jadi BNPN
09:15
Video thumbnail
Satgas PKH Selamatkan Rp52 Triliun, Prabowo Beri Sinyal Kenaikan Pangkat #shorts #trending
01:55
Video thumbnail
Rp52 Triliun Berhasil Diselamatkan, Prabowo Beri Sinyal Kenaikan Pangkat untuk Satgas PKH
10:08
Video thumbnail
Usai Putusan MK, Suhartoyo Tegur Kubu Gibran: Diam Dulu
09:37

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER