Lakukan Transaksi Fiktif, Kejari Jakpus Tetapkan Teller Bank BRI Jadi Tersangka Korupsi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Seorang teller Bank bernama Syahira Aninda Putri (SAP) ditetapkan jadi tersangka atas kasus dugaan Penyalahgunaan Dana pada Kas Bank BRI Kantor Cabang Pembantu Thamrin City oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus).

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kajari Jakpus), Hari Wibowo mengatakan, pihaknya menetapkan SAP sebagai tersangka setelah melakukan serangkaian penyidikan terkait kasus tersebut.

- Advertisement -

“Dari penyidikan yang sudah kita lakukan kemudian kita sudah mengumpulkan beberapa alat bukti, kita naikkan ke tingkat penyidikan dan kami sesuai dengan surat penetapan tersangka, kami tetapkan tersangka atas nama SAP,” kata Hari Wibowo di kantornya, Rabu (15/3/2023).

Hari mengatakan, Syahira melakukan beberapa kali transaksi fiktif sejak tanggal 26 Desember 2022 hingga dengan tanggal 27 Desember 2022. Akibat kejadian tersebut, negara mengalami kerugian mencapai Rp 9.831.498.118 miliar.

“SAP ini seakan-akan membuat sebuah transaksi tunai fiktif dalam pencatatan-pencatatan di Bank, dan total kerugiannya sejumlah Rp 9.831.498.118 miliar. Penggunaan uang itu kemudian untuk kepentingan pribadinya ada yang kemudian diinvestasikan di investasi online dan lain sebagainya,” ungkapnya.

- Advertisement -

Atas kejadian itu, Syahira dijerat menggunakan pasal 2 dan pasal 3 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selanjutnya, Tim penyidik pada Tindak Pidana Khusus Kejari Jakpus akan menahan tersangka di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIA Pondok Bambu selama dua puluh hari kedepan terhitung sejak tanggal 10 Maret 2023 sampai dengan 29 Maret 2023. (Nando).

BERITA TERBARU

spot_img

EKONOMI

TERPOPULER