RUU Perampasan Aset Soroti Pajak

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset kembali menjadi sorotan, khususnya terkait rencana memasukkan tindak pidana di bidang perpajakan sebagai salah satu kategori perkara yang dapat dikenai ketentuan perampasan aset.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengungkapkan, terdapat 13 jenis tindak pidana yang diusulkan masuk dalam cakupan RUU Perampasan Aset. Salah satu di antaranya adalah tindak pidana yang berkaitan dengan perpajakan.

- Advertisement -

Ketentuan tersebut dinilai perlu mendapat perhatian karena mekanisme perampasan aset nantinya dapat bersinggungan langsung dengan harta kekayaan wajib pajak. Karena itu, pemerintah menilai penerapannya harus disertai aturan dan batasan yang tegas agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam penerapan ketentuan perampasan aset, terutama jika menyangkut wajib pajak.

Menurut dia, penyitaan atau perampasan aset tidak seharusnya diberlakukan secara serampangan terhadap setiap bentuk ketidakpatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Pemerintah perlu membedakan antara pelanggaran yang dilakukan secara sengaja dengan kesalahan yang muncul akibat kelalaian administratif.

- Advertisement -

Purbaya menjelaskan, tidak seluruh persoalan perpajakan disebabkan oleh adanya niat untuk melakukan penyelewengan. Dalam praktiknya, terdapat wajib pajak yang tidak memenuhi ketentuan karena faktor kelalaian atau ketidaktahuan terhadap aturan yang berlaku.

Atas dasar itu, penerapan RUU Perampasan Aset terhadap perkara perpajakan dinilai membutuhkan kehati-hatian. Sanksi yang berkaitan dengan penyitaan aset semestinya diarahkan kepada pihak yang memang terbukti melakukan pelanggaran secara sengaja dan memiliki unsur penyelewengan.

Pemerintah juga menilai diperlukan rambu-rambu hukum yang jelas sebelum aturan tersebut diterapkan. Kejelasan tersebut penting untuk menentukan kondisi seperti apa yang dapat menjadi dasar dilakukannya penyitaan atau perampasan aset.

Dengan adanya batasan yang tegas, aparat penegak hukum diharapkan memiliki pedoman yang jelas dalam menjalankan kewenangannya. Di sisi lain, wajib pajak juga memperoleh kepastian hukum mengenai hak dan kewajibannya.

Purbaya menggarisbawahi bahwa kebijakan pemberantasan tindak pidana melalui mekanisme perampasan aset harus tetap menjaga asas keadilan. Jangan sampai aturan yang bertujuan memberantas kejahatan justru membuat wajib pajak yang tidak melakukan pelanggaran secara sengaja berada dalam posisi rentan.

Pembahasan RUU Perampasan Aset sendiri menjadi bagian dari upaya memperkuat instrumen hukum dalam menindak kejahatan yang berkaitan dengan kekayaan hasil tindak pidana. Dengan masuknya tindak pidana perpajakan dalam usulan cakupan aturan, aspek perlindungan terhadap wajib pajak menjadi salah satu hal yang perlu diperjelas dalam proses legislasi.

DPR dan pemerintah kini perlu memastikan setiap ketentuan dalam RUU tersebut memiliki ukuran yang objektif, termasuk mengenai jenis pelanggaran, pembuktian unsur kesengajaan, serta mekanisme penyitaan dan perampasan aset.

Kejelasan aturan tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan kewenangan sekaligus memastikan tujuan utama RUU Perampasan Aset tetap tercapai, yakni memperkuat pemberantasan tindak pidana melalui pengelolaan dan pengambilalihan aset yang berkaitan dengan kejahatan secara sah berdasarkan hukum.

Dengan demikian, pembahasan mengenai perampasan aset tidak hanya berkaitan dengan kewenangan negara untuk mengambil aset hasil kejahatan, tetapi juga menyangkut kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat yang menjalankan kewajibannya secara benar.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Dewa United Incar Tiga Poin atas Persijap

JCCNetwork.id- Dewa United Banten FC membidik kemenangan saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan keenam Super League 2026/2027. Tiga poin menjadi sasaran utama tim berjuluk...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Sikap Tegas Bahlil soal Ekspor Gas: Jangan Ajari Kita soal Komitmen Kontrak
09:03
Video thumbnail
Momen Hangat Amran ke Petani, Topi dan Selendang Dipakaikan Langsung #shorts #trending
01:56
Video thumbnail
TR Jeritan Warga ke Prabowo Rumah Dibedah Tak Tuntas, Rakyat Terpaksa Ngontrak #shorts #trending
02:20
Video thumbnail
Momen Penuh Keakraban, Mentan Amran Pakaikan Topi dan Selendang Langsung ke Petani
09:13
Video thumbnail
Kenapa Rakyat Jangan Berharap Lagi ke DPR Selama 3 Tahun Kedepan? #shorts #trending
01:37
Video thumbnail
Rocky Gerung Celetuk Soal Gaji Wantimpres Rp76 Juta, Tak Ada Gunanya #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Blak-blakan Rocky Gerung, Gaji Wantimpres Rp76 Juta Disebut Tak Ada Gunanya
09:34
Video thumbnail
Bahlil Pasang Sikap Tegas, Tak Hargai Indonesia, Ekspor Gas Bisa Disetop #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
DPR Hanya Pajangan, Sekarang Hanya Satu Orang Kuat Menentukan Segala Sesuatu, Siapa Dia? #shorts
01:38
Video thumbnail
Bahlil Tak Segan Hentikan Ekspor Gas ke Negara yang Tak Menghormati RI
10:41
Video thumbnail
Mahasiswa Blak-blakan Pertanyakan Kinerja Rocky Gerung Jadi Wantimpres Prabowo #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Mahasiswa Blak-blakan Pertanyakan Kinerja Rocky Gerung Jadi Wantimpres Prabowo
09:55
Video thumbnail
Detik-Detik Mentan Amran Jadi Pusat Perhatian di Lampung
08:51
Video thumbnail
DPR Tak Berani Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja #shorts
01:46
Video thumbnail
Eks Cawapres 2019 Buka Suara soal Polemik Ijazah yang Diributkan Hari Ini
08:23
Video thumbnail
Ibu 81 Tahun Mengadu ke Menkum, Hartanya Beralih Lewat Pengampuan Tanpa Sepengetahuan Keluarga
08:51
Video thumbnail
Di Forum Titipan Rakyat Formappi Sebut DPR Tak Berani Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja ke Prabowo
19:23
Video thumbnail
Titipan Rakyat Buat Presiden, 2 Kilometer dari Istana, Rakyat Masih Berhutang
13:17
Video thumbnail
TR untuk Prabowo-Gibran: Jangan Cuma Janji, Rakyat Menunggu Bukti Perubahan
08:43
Video thumbnail
TR Buat Prabowo-Gibran Warga Sudah Susah, Rumah Malah Mangkrak Gegara Anggaran Bedah Rumah Tak Cukup
08:01

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER