JCCNetwork.id-Veda Ega Pratama mengaku merindukan kampung halamannya di Gunungkidul, Yogyakarta, di tengah padatnya jadwal balapan Moto3 musim 2026.
“Kalau dibilang kangen tentu kangen banget, karena hampir dua atau tiga bulan ini di luar negeri karena memang fokus sama balapan,” jelas Veda Ega Pratama yang diunggah di Instagram @ladislao_9, Rabu (20/5/2026).
Pembalap muda Indonesia itu menyebut dirinya telah menghabiskan hampir tiga bulan berada di luar negeri untuk menjalani rangkaian kompetisi bersama Honda Team Asia.
Pernyataan tersebut disampaikan Veda dalam unggahan media sosial milik selebgram Ladislao Camara Carranza pada Rabu (20/5).
Meski fokus mengejar hasil terbaik di Moto3, Veda mengaku tetap merasakan kerinduan besar terhadap suasana kampung halaman dan keluarganya di Indonesia.
Selain membahas aktivitas balap, Veda juga mengungkapkan sejumlah sirkuit favoritnya sepanjang mengikuti ajang Moto3.
“Sebenarnya, aku suka semua tetapi kalau favorit itu ada beberapa tentunya. Saya memilih Sirkuit Mugello, Misano. Keduanya ada di Italia, lalu ada lagi Sirkuit Sachsenring di Jerman, dan tentu saja di Mandalika,” ujarnya.
Pembalap berusia muda itu menyebut Sirkuit Mugello dan Misano di Italia, Sachsenring di Jerman, hingga Pertamina Mandalika International Circuit sebagai lintasan yang paling berkesan baginya.
Menurut Veda, Mandalika menjadi salah satu sirkuit paling menantang di kalender Moto3 karena memiliki karakter lintasan yang unik.
Letaknya yang berada di kawasan pesisir membuat pembalap harus menghadapi terpaan angin kencang yang dapat memengaruhi stabilitas motor saat melaju di lintasan.
Saat ini, Veda menempati posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 58 poin.
Raihan tersebut membuatnya sejajar dengan Marco Morelli yang berada tepat di atasnya dalam persaingan klasemen sementara musim ini.



