CFD Rasuna Said Resmi Berlaku 1 Juni 2026

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi Jakarta memastikan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan HR Rasuna Said akan mulai diberlakukan secara efektif pada 1 Juni 2026. Sejumlah fasilitas penunjang di sepanjang koridor tersebut ditargetkan selesai sebelum jadwal resmi penerapan dimulai.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, penataan kawasan masih terus dilakukan agar pelaksanaan CFD berjalan optimal dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Pemerintah daerah saat ini tengah menuntaskan pembangunan jalur pedestrian, penghijauan, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya di sepanjang Jalan Rasuna Said.

- Advertisement -

Menurut Pramono, pemilihan tanggal 1 Juni sebagai awal penerapan efektif CFD bukan tanpa alasan. Pemprov Jakarta ingin memastikan seluruh infrastruktur dan elemen pendukung telah siap digunakan warga sebelum kegiatan rutin tersebut dilaksanakan setiap akhir pekan.

“Secara khusus untuk Car Free Day di Rasuna Said kenapa kemudian 1 Juni, karena mudah-mudahan 1 Juni nanti semua fasilitas sudah selesai, pedestrian, kemudian penanaman pohon-pohon dan sebagainya sudah selesai,” kata Pramono di Jakarta Utara, dikutip Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, konsep CFD di Rasuna Said akan berbeda dibandingkan kawasan Sudirman-MH Thamrin yang selama ini menjadi pusat utama kegiatan HBKB di Jakarta. Perbedaan paling mencolok terletak pada durasi pelaksanaan kegiatan.

- Advertisement -

Jika CFD di Sudirman-MH Thamrin berlangsung mulai pukul 05.30 WIB hingga 10.00 WIB, maka CFD di Rasuna Said hanya akan digelar sampai pukul 09.00 WIB. Kebijakan itu diambil untuk menghormati aktivitas masyarakat yang melaksanakan ibadah Minggu di sejumlah rumah ibadah sekitar kawasan tersebut.

“Kalau di Sudirman-Thamrin dimulai 05.30 WIB sampai jam 10.00 WIB, sedangkan di Rasuna Said dimulai dari jam 05.30 WIB sampai jam 09.00 WIB. Karena di sana akan ada beberapa tempat untuk ibadah yang dimulai jam 10.00 pagi,” ucap Pramono.

Pramono menegaskan, pemerintah ingin memastikan kegiatan olahraga dan rekreasi warga tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas keagamaan masyarakat sekitar. Karena itu, pengaturan waktu dinilai menjadi solusi yang paling tepat agar seluruh aktivitas dapat berlangsung berdampingan secara tertib.

Kawasan Rasuna Said sendiri sebelumnya telah menggelar uji coba CFD perdana pada Minggu, 10 Mei 2026. Pelaksanaan perdana tersebut mendapat perhatian besar dari masyarakat dan menjadi salah satu langkah Pemprov Jakarta untuk memperluas titik aktivitas warga saat akhir pekan.

Data Dinas Perhubungan Jakarta menunjukkan adanya perubahan signifikan terhadap pola kunjungan masyarakat setelah CFD Rasuna Said mulai diuji coba. Jumlah pengunjung HBKB di koridor Sudirman-MH Thamrin tercatat mengalami penurunan cukup tajam.

Pada 3 Mei 2026, jumlah pengunjung di kawasan Sudirman-MH Thamrin mencapai 29.256 orang. Namun, pada 10 Mei 2026 atau saat CFD Rasuna Said mulai digelar, jumlah tersebut turun menjadi 13.759 orang atau berkurang sekitar 52,97 persen.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa HBKB di HR Rasuna Said dapat memecah konsentrasi penumpukan masyarakat di Sudirman-Thamrin sehingga aktivitas warga lebih tersebar,” kata Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Syafrin Liputo, Minggu (17/5/2026).

Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo menilai penurunan jumlah pengunjung di Sudirman-Thamrin menunjukkan bahwa keberadaan CFD Rasuna Said mampu membagi konsentrasi aktivitas masyarakat ke beberapa titik.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak positif terhadap pemerataan ruang publik di Jakarta. Aktivitas warga yang sebelumnya terpusat di Sudirman-Thamrin kini mulai tersebar ke kawasan lain sehingga kepadatan pengunjung dapat dikurangi.

Pemprov Jakarta berharap keberadaan CFD di Rasuna Said dapat menjadi alternatif baru bagi masyarakat untuk berolahraga, berinteraksi sosial, sekaligus menikmati ruang publik yang lebih nyaman dan ramah lingkungan. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu mendukung pengurangan emisi kendaraan bermotor serta memperluas kawasan hijau di ibu kota.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Mobile JKN Permudah Pindah FKTP

JCCNetwork.id- Digitalisasi layanan kesehatan terus diperkuat oleh BPJS Kesehatan melalui pengembangan aplikasi Mobile JKN. Salah satu layanan yang kini banyak dimanfaatkan peserta Program Jaminan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER