JCCNetwork.id- PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh selama periode libur panjang pada 13 hingga 16 Mei 2026. Hingga Sabtu (16/5), total tiket yang telah terjual menembus angka lebih dari 70 ribu tiket.
Peningkatan jumlah penumpang terlihat sejak awal masa libur panjang. KCIC mencatat puncak volume penumpang terjadi pada Rabu (13/5) dengan jumlah mencapai 21.601 penumpang dalam sehari. Angka tersebut meningkat sekitar 31 persen dibandingkan rata-rata penumpang harian pada hari normal yang berada di kisaran 16 ribu orang per hari.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan tingginya minat masyarakat menggunakan layanan Whoosh dipicu meningkatnya mobilitas wisata selama libur panjang, khususnya menuju kawasan Bandung Raya.
Menurut dia, mayoritas masyarakat memanfaatkan kereta cepat untuk bepergian bersama keluarga maupun kerabat dengan tujuan wisata dan rekreasi di wilayah Bandung dan sekitarnya.
“Pada momen libur panjang ini, masyarakat banyak memanfaatkan Whoosh untuk bepergian bersama keluarga maupun kerabat, khususnya untuk perjalanan wisata menuju Bandung Raya dan sekitarnya,” ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangannya, Sabtu (16/5).
KCIC juga memprediksi jumlah penumpang masih akan terus bertambah hingga akhir masa libur panjang. Hingga Sabtu siang, tiket yang terjual telah mencapai sekitar 11 ribu tiket dan diperkirakan meningkat hingga sekitar 20 ribu penumpang dalam satu hari.
Lonjakan penumpang tersebut dipengaruhi masih tingginya antusiasme masyarakat yang baru memulai perjalanan liburan pada akhir pekan. KCIC pun memastikan operasional perjalanan Whoosh tetap berjalan normal untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas penumpang selama periode liburan.
Berdasarkan data KCIC, sekitar 80 persen penumpang memilih relasi Halim–Padalarang sebagai rute favorit. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen penumpang melanjutkan perjalanan menggunakan kereta feeder menuju Stasiun Bandung.
KCIC menilai tingginya okupansi pada rute tersebut menunjukkan kawasan Bandung Raya masih menjadi salah satu destinasi wisata unggulan masyarakat saat musim liburan. Berbagai lokasi wisata alam, pusat kuliner, kawasan belanja, hingga destinasi keluarga di Bandung disebut menjadi tujuan utama para penumpang Whoosh.
“Mayoritas penumpang merupakan wisatawan yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berkunjung ke berbagai destinasi di Bandung Raya, seperti Lembang, Braga, kawasan wisata alam, pusat kuliner, pusat belanja, serta berbagai destinasi keluarga lainnya,” papar Eva.
Selain wisatawan domestik, KCIC juga mencatat peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan layanan kereta cepat tersebut. Wisatawan asal Malaysia disebut menjadi salah satu pengguna asing yang cukup dominan selama periode libur panjang kali ini.
“Tidak sedikit pula wisatawan mancanegara yang menggunakan Whoosh sebagai bagian dari perjalanan mereka selama berada di Indonesia, terutama wisatawan asal Malaysia,” imbuhnya.
KCIC optimistis tren peningkatan pengguna Whoosh akan terus berlanjut seiring semakin tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi cepat yang dinilai efisien, nyaman, dan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan Jakarta-Bandung.



