Kebakaran Gudang BBM Picu Kepanikan Warga

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) yang diduga menjadi lokasi penimbunan solar di kawasan padat penduduk di RT 19, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Jumat (15/5/2026) malam. Peristiwa tersebut memicu kepanikan warga karena kobaran api dengan cepat membesar dan mengancam permukiman di sekitar lokasi.

Gudang yang diketahui milik PT ASR Petrolin Energi itu dilaporkan terbakar saat aktivitas bongkar muat BBM tengah berlangsung di dalam area gudang. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api diduga berasal dari percikan saat proses pemindahan solar dari kendaraan modifikasi ke tempat penampungan.

- Advertisement -

Dalam waktu singkat, kobaran api langsung menyambar material mudah terbakar dan melahap sebagian besar bangunan beserta sejumlah kendaraan yang berada di dalam gudang. Warga sekitar sempat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri karena khawatir api merembet ke permukiman.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan petugas menemukan kendaraan modifikasi yang diduga digunakan untuk mengangkut BBM saat tiba di lokasi kejadian.

“Saat anggota tiba di lokasi, ditemukan truk yang sudah dimodifikasi berisi BBM. Diduga terjadi percikan api saat aktivitas bongkar muat minyak hingga gudang terbakar hebat,” ujar Kadis Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, Sabtu (16/5/2026).

- Advertisement -

Sedikitnya lima unit kendaraan ikut hangus terbakar dalam insiden tersebut. Kendaraan yang rusak meliputi dua mobil tangki minyak, dua truk modifikasi, serta satu unit pikap pengangkut BBM.

Untuk mengendalikan kobaran api, Damkartan Kota Jambi mengerahkan tujuh unit armada pemadam kebakaran ke lokasi. Proses pemadaman juga mendapat bantuan dari tim Pertamina mengingat tingginya risiko ledakan akibat kandungan bahan bakar di area gudang.

Petugas sempat mengalami kesulitan saat proses pemadaman karena api terus membesar dipicu tumpahan minyak di dalam kendaraan dan bangunan gudang. Tim pemadam akhirnya menggunakan cairan busa khusus atau foam guna mencegah api menjalar ke rumah-rumah warga yang berada sangat dekat dengan lokasi kebakaran.

Setelah hampir dua jam melakukan upaya pemadaman di tengah kepulan asap tebal, api akhirnya berhasil dikendalikan. Meski demikian, dua petugas pemadam dilaporkan mengalami sesak napas akibat paparan asap dan langsung mendapat penanganan medis.

Usai api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa di area gudang yang sebagian besar bangunannya telah luluh lantak.

Sementara itu, aparat Kepolisian Sektor Kotabaru kini masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran. Polisi juga mendalami dugaan aktivitas penimbunan BBM ilegal yang berlangsung di gudang tersebut.

Berdasarkan informasi warga, pemilik gudang dan sejumlah pekerja disebut meninggalkan lokasi tidak lama setelah api mulai berkobar. Polisi saat ini berupaya menelusuri keberadaan pihak pengelola gudang sekaligus mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti dari lokasi kejadian.

Keberadaan gudang penyimpanan BBM di tengah kawasan permukiman padat juga menjadi sorotan warga. Mereka berharap aparat segera mengambil tindakan tegas untuk mencegah aktivitas serupa terulang karena dinilai membahayakan keselamatan masyarakat sekitar.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Distribusi Terganggu, Harga Minyakita Melonjak

JCCNetwork.id- Pemerintah menyoroti tingginya harga minyak goreng rakyat bermerek Minyakita di sejumlah wilayah Indonesia timur, khususnya Papua dan Maluku. Kenaikan harga tersebut dinilai dipicu...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER