Korsleting Diduga Picu Kebakaran Maut di Tanjung Priok

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal di kawasan Jalan Agung Perkasa IV RT 04 RW 16, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (13/5/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi saat sebagian warga masih beristirahat itu menewaskan empat orang dan menyebabkan dua korban lainnya mengalami luka ringan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api mulai dilaporkan muncul sekitar pukul 05.12 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan melahap bangunan rumah sehingga memicu kepanikan warga sekitar. Sejumlah warga sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

- Advertisement -

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting atau arus pendek listrik di dalam rumah tersebut.

“(Penyebab kebakaran) korsleting listrik,” kata Yohan kepada wartawan, Rabu (13/5).Yohan menjelaskan api dipadamkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) DKI Jakarta pada pukul 06.25 WIB.

Menurut Yohan, proses pemadaman melibatkan berbagai unsur gabungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sedikitnya sembilan unit dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat) dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

- Advertisement -

Selain personel Disgulkarmat, penanganan di lokasi juga melibatkan tim P2B BPBD, PMI, AGD Dinas Kesehatan, Dishub, Satpol PP, PLN, Tagana Dinas Sosial, serta aparat TNI dan Polri setempat. Petugas gabungan turut membantu proses evakuasi korban dan pengamanan lingkungan sekitar lokasi kebakaran.

“Selesai ditangani 9 Unit Disgulkarmat, P2B BPBD, PMI, AGD Dinkes, Dishub, Satpol PP, PLN, Personil PSKB/Tagana Dinsos, personel Polsek, dan personel Koramil,” ucapnya.

Empat korban meninggal dunia ditemukan di dalam rumah saat proses evakuasi berlangsung. Sementara dua korban lainnya yang mengalami luka ringan langsung mendapatkan penanganan medis dari petugas kesehatan di lokasi kejadian.

Petugas masih melakukan pendataan terkait identitas korban maupun besaran kerugian materiil akibat kebakaran tersebut. BPBD DKI Jakarta memastikan tidak ada warga yang harus mengungsi karena kebakaran tidak merambat ke permukiman lain di sekitar area kejadian.

“(Estimasi kerugian) masih dalam pendataan,” terangnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik di lingkungan rumah tangga, terutama pada instalasi listrik yang sudah tua atau tidak memenuhi standar keamanan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Banjir Rendam 657 Rumah di Kendari

JCCNetwork.id- Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyebabkan ratusan rumah warga terendam dan ribuan masyarakat terdampak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER