JCCNetwork.id- Baliho promosi film Aku Harus Mati dicopot di sejumlah titik di Jakarta setelah menuai keluhan masyarakat karena dinilai meresahkan dan berpotensi memicu dampak psikologis negatif. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan penertiban dilakukan cepat melalui koordinasi dengan KPI DKI, Satpol PP, dan pihak biro iklan.
Ia menegaskan materi promosi yang provokatif dan sensitif tidak boleh kembali dipasang di ruang publik, serta mengingatkan pelaku industri kreatif agar lebih bijak dalam menyusun strategi pemasaran. Di sisi lain, Kementerian Kesehatan menilai promosi dengan tema bunuh diri berisiko memicu peniruan pada individu rentan, terutama jika disajikan secara dramatis atau seolah menjadi solusi atas masalah.
Paparan berulang terhadap narasi semacam itu dapat menurunkan ketahanan psikologis, khususnya bagi mereka yang memiliki riwayat depresi atau trauma. Pemerintah menekankan pentingnya penyajian yang edukatif dan berperspektif kesehatan mental, mengingat data menunjukkan kasus bunuh diri di Indonesia meningkat dari 1.350 kasus pada 2023 menjadi 1.450 kasus pada 2024.



