Aktivitas Semeru Meningkat, Status Siaga Level III

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat dengan tercatat tujuh kali erupsi pada Senin pagi, 6 April 2026. Tinggi kolom letusan bervariasi antara 300 meter hingga 1.100 meter di atas puncak, menandakan dinamika aktivitas yang masih fluktuatif.

Berdasarkan laporan petugas pos pengamatan, letusan pertama terjadi pada pukul 00.38 WIB dengan kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter. Abu vulkanik terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang mengarah ke barat daya. Aktivitas tersebut terekam pada alat seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 135 detik.

- Advertisement -

Puncak aktivitas erupsi terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan tinggi kolom letusan mencapai sekitar 1.100 meter di atas puncak. Pada fase ini, abu vulkanik terlihat berintensitas sedang mengarah ke selatan. Sementara itu, erupsi ketujuh tercatat terjadi pada pukul 09.29 WIB, meski visual letusan tidak teramati secara langsung. Hingga laporan disusun, aktivitas erupsi dilaporkan masih berlangsung.

“Erupsi dengan letusan tertinggi terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.100 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan,” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, melansir Antara.

Secara status, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menetapkan Semeru berada pada Level III atau Siaga. Kondisi ini mengindikasikan adanya potensi erupsi lanjutan yang dapat membahayakan wilayah di sekitar gunung.

- Advertisement -

PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi keselamatan bagi masyarakat. Warga dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan dalam radius 13 kilometer dari puncak. Area tersebut dinilai berisiko tinggi terhadap awan panas dan aliran material vulkanik.

Selain itu, masyarakat juga diminta menjauhi area dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan lahar hingga sejauh 17 kilometer dari pusat erupsi. Zona berbahaya lainnya mencakup radius lima kilometer dari kawah atau puncak yang rawan terhadap lontaran material pijar.

“Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar),” kata Liswanto.

Potensi bahaya lain yang perlu diwaspadai meliputi awan panas guguran, aliran lava, serta lahar hujan yang dapat mengalir melalui sejumlah sungai yang berhulu di puncak Semeru. Wilayah yang berisiko di antaranya aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai yang terhubung dengan sistem aliran tersebut.

Pemerintah daerah bersama otoritas terkait terus melakukan pemantauan intensif dan mengimbau masyarakat untuk mematuhi seluruh rekomendasi guna meminimalkan risiko bencana akibat aktivitas Gunung Semeru yang masih tinggi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Harga Minyak Dunia Melemah di Tengah Konflik Timur Tengah

JCCNetwork.id- Harga minyak mentah dunia bergerak melemah tipis pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026, setelah muncul laporan mengenai rencana Amerika Serikat (AS) melonggarkan sanksi...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Luhut Ungkap Prabowo Setuju Kajian DEN, Definisi Korupsi Bakal Diubah?
08:02
Video thumbnail
Prabowo Sebut Pelaku Karhutla Terorisme Lingkungan, Siap Usut Sampai Tuntas #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Prabowo Tegas! Pembakar Hutan Disebut Terorisme Lingkungan, Diusut Sampai Tuntas
08:55
Video thumbnail
Bukan Sekadar Makan Gratis, DEN Ungkap MBG Bisa Dongkrak Motivasi Belajar Siswa #shorts #trending
01:46
Video thumbnail
DEN Sebut 95 Persen Penerima MBG Lebih Semangat Belajar jika Menu Enak dan Berkualitas
08:05
Video thumbnail
Bahlil Tak Kuasa Tahan Tawa Saat Prabowo Melempar Candaan, Nama Orang Fakfak Ikut Disinggung!
08:15
Video thumbnail
Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Bandingkan Indonesia dengan Benua Eropa #shorts #trending
01:38
Video thumbnail
Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Bandingkan Indonesia dengan Benua Eropa
08:36
Video thumbnail
Blak blakan Natalius Pigai Pamer Kemampuan Bisa Pidato 2 Jam
08:24
Video thumbnail
Momen Amran Puji Mahasiswi S2 PPL UGM, Berujung Apresiasi Riset Rp5 Juta dan Motor
08:14
Video thumbnail
Kang Dedi Mulyadi Buka Suara soal Etika Insinyur, Akibat Kesalahan Teknik Tak Boleh Dibiarkan!
08:11
Video thumbnail
Usai Bertemu Prabowo, Kepala OJK Kirim Pesan Tegas: Pelanggar Pasar Modal Siap Ditindak
10:08
Video thumbnail
Momen Hakim Arsul Sani Bahas UU KDRT di MK, Tampar Sekali Kok Bisa Kena Pidana 2 Tahun?
08:23
Video thumbnail
98 Kasus Kebakaran Hutan Diusut, Kapolri Segera Umumkan Tersangka #shorts #trending
00:56
Video thumbnail
Kapolri Tegas, 98 Kasus Karhutla Diusut, Tersangka Segera Ditetapkan
08:07
Video thumbnail
Sherly Tjoanda Tampak Bete Gegara Mau Jawab Kritik DPRD Maluku Utara, Malah Dilarang Bicara
09:52
Video thumbnail
Nanik Deyang Puji Prabowo, Bagikan Becak Listrik Sejak Sebelum Jadi Presiden
13:32
Video thumbnail
Pertalite RON 90 Disebut Minus, Bahlil Ungkap Stok BBM RI Cukup untuk 20 Hari
04:54
Video thumbnail
Imbas Gejolak Eropa, Menkeu Suahasil Ungkap Langkah Pemerintah Jaga Ekonomi Indonesia
11:52
Video thumbnail
Momen Prabowo Hormat Terakhir kepada Mendiang Jenderal Subagyo H.S.
02:38

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER