Tarif Rp1 Warnai Layanan TransJakarta Saat Hari Raya

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- PT Transportasi Jakarta menyiapkan skema operasional khusus guna mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Penyesuaian layanan tersebut berlaku pada 13 hingga 29 Maret 2026 dengan fokus pada penguatan armada, penambahan rute, serta kebijakan tarif khusus.

Direktur Utama TransJakarta, Welfizon Yuza, menyatakan langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta untuk memastikan kelancaran pergerakan masyarakat, baik saat arus mudik, arus balik, maupun aktivitas wisata selama libur Lebaran.

- Advertisement -

Dalam periode tersebut, TransJakarta memperkuat konektivitas menuju simpul transportasi utama seperti terminal, stasiun, dan pelabuhan. Salah satu langkah yang diambil adalah mengoperasikan kembali rute 10C yang melayani kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Rute ini difungsikan sebagai layanan penghubung (shuttle) bagi penumpang kapal laut dengan jadwal menyesuaikan waktu kedatangan kapal.

Selain itu, jam operasional sejumlah rute yang melintasi stasiun kereta api jarak jauh seperti Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen diperpanjang hingga pukul 23.59 WIB, khusus pada periode 25–29 Maret 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang kereta selama puncak arus mudik dan balik.

Untuk menjaga layanan tetap berjalan sepanjang waktu, TransJakarta juga mempertahankan operasional layanan Angkutan Malam Hari (AMARI) selama 24 jam di sejumlah koridor utama, yakni Koridor 2, 3, 4, 5, 7, 8, 10, 11, 12, dan 14. Layanan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat pada jam-jam sibuk, termasuk dini hari.

- Advertisement -

TransJakarta juga menyiapkan rute khusus bertajuk EID1 hingga EID5 yang beroperasi pada pukul 00.00–05.00 WIB selama 25–27 Maret 2026. Rute tersebut menghubungkan Terminal Pulo Gebang dengan sejumlah terminal utama lainnya, seperti Senen, Tanjung Priok, Kampung Rambutan, Pasar Minggu, dan Kalideres.

Sementara itu, pada hari pertama Idul Fitri yang diperkirakan jatuh pada 21 atau 22 Maret 2026, operasional layanan akan dimulai pukul 09.00 WIB. Penyesuaian ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada pramudi dan petugas menjalankan ibadah salat Idul Fitri.

Pada hari yang sama, TransJakarta juga memberlakukan tarif simbolis sebesar Rp1 bagi seluruh penumpang sebagai bentuk layanan khusus di momen Lebaran.

Tidak hanya mengantisipasi arus mudik, perusahaan transportasi milik Pemprov DKI Jakarta ini juga mempersiapkan layanan untuk mendukung mobilitas wisata masyarakat selama periode libur 18–24 Maret 2026. Sejumlah rute menuju destinasi populer seperti Ancol, Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), serta kawasan Kota Tua dan Monas tetap dioperasikan dengan penyesuaian jam layanan.

Untuk layanan reguler menuju lokasi wisata, operasional diperpanjang mulai pukul 05.00 hingga 23.59 WIB, sedangkan bus wisata beroperasi pada pukul 10.00 hingga 17.00 WIB.

TransJakarta memastikan seluruh penyesuaian tersebut dilakukan tanpa mengurangi kualitas layanan reguler. Perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk memantau informasi terkini melalui kanal resmi maupun aplikasi TransJakarta guna memastikan perjalanan tetap aman, nyaman, dan terencana selama periode Lebaran.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

101 Terduga Rusuh May Day Dipulangkan

JCCNetwork.id-Polda Metro Jaya memulangkan 101 orang yang sebelumnya diamankan karena diduga hendak memicu kerusuhan saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada Jumat (1/5/2026). Seluruhnya...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER