JCCNetwork.id- Jumlah penumpang kereta api yang berangkat dari wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mengalami peningkatan signifikan menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026. Pada H-9 Lebaran, volume keberangkatan tercatat mencapai 37.858 orang atau naik sekitar 27 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Lonjakan tersebut menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman menggunakan transportasi kereta api. Aktivitas keberangkatan terbesar tercatat dari dua stasiun utama di ibu kota, yakni Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa mayoritas penumpang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dengan jumlah mencapai 16.010 orang. Sementara dari Stasiun Gambir tercatat sebanyak 8.667 penumpang.
Selain dua stasiun utama tersebut, sejumlah stasiun lain di wilayah Daop 1 Jakarta juga mencatat aktivitas keberangkatan yang cukup tinggi. Dari Stasiun Bekasi tercatat 5.730 penumpang berangkat, disusul Stasiun Cikarang sebanyak 3.470 penumpang, kemudian Stasiun Jatinegara dengan 2.010 penumpang.
Sementara itu, jumlah keberangkatan dari stasiun lainnya juga cukup signifikan, yakni 1.063 penumpang dari Stasiun Karawang dan 908 penumpang dari Stasiun Cikampek.
Di sisi lain, volume penumpang yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta pada hari yang sama tercatat mencapai 16.348 orang.
Franoto menjelaskan bahwa secara kumulatif selama dua hari pertama masa Angkutan Lebaran, yakni pada 11 hingga 12 Maret 2026, total pelanggan yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta telah mencapai 67.682 orang. Sedangkan jumlah penumpang yang datang ke wilayah tersebut tercatat sebanyak 32.862 orang.
“Secara kumulatif selama dua hari pertama masa Angkutan Lebaran, yakni 11–12 Maret 2026, jumlah pelanggan yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 67.682 orang, sedangkan pelanggan yang datang sebanyak 32.862 orang,” kata Franoto.
PT Kereta Api Indonesia juga telah menyiapkan kapasitas besar untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April. Untuk perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen, KAI menyediakan total 1.076.196 tempat duduk.
Hingga saat ini, sebanyak 669.424 tiket telah dipesan atau terjual kepada masyarakat. Dengan angka tersebut, tingkat keterisian sementara perjalanan kereta api jarak jauh telah mencapai sekitar 62 persen.
Menurut Franoto, beberapa kereta api jarak jauh menjadi favorit masyarakat pada musim mudik tahun ini. Dari Stasiun Gambir, kereta yang banyak diminati antara lain KA Pandalungan, KA Argo Semeru, KA Gunungjati, KA Cakrabuana, KA Pangandaran, serta KA Batavia.
Sementara dari Stasiun Pasar Senen, sejumlah kereta yang menjadi pilihan utama pemudik di antaranya KA Bengawan, KA Airlangga, KA Serayu, KA Kertajaya, KA Jayakarta, serta KA Progo.
Untuk mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat, setiap harinya KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler. Selain itu, KAI juga menambah 19 perjalanan kereta tambahan khusus masa Lebaran yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.
Tak hanya itu, empat perjalanan KA Motor Gratis juga disiapkan guna memfasilitasi masyarakat yang ingin membawa sepeda motor ke kampung halaman selama periode mudik Lebaran tahun ini. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan roda dua di jalur darat sekaligus memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi pemudik.



