Laga Kontra Borneo FC Jadi Ujian Krusial Persija

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan timnya tidak ingin terjebak dalam spekulasi perburuan gelar juara Super League 2025-2026. Di tengah persaingan papan atas yang semakin ketat, pelatih asal Brasil itu memilih mengarahkan fokus skuadnya pada konsistensi permainan dan perolehan poin di setiap laga tersisa.

Hingga pekan ke-23, Persija menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 50 poin. Raihan tersebut membuat Macan Kemayoran tetap berada di jalur persaingan juara, bersaing ketat dengan Persib Bandung yang memuncaki klasemen dengan jumlah poin identik.

- Advertisement -

Meski demikian, posisi Persija belum sepenuhnya aman. Persib masih menyimpan dua pertandingan tunda yang berpotensi memperlebar jarak poin. Selain itu, tim berjuluk Maung Bandung tersebut unggul dalam selisih gol, yang bisa menjadi faktor penentu apabila persaingan berakhir dengan jumlah poin sama di akhir musim.

Di sisi lain, tekanan juga datang dari Borneo FC yang menguntit di peringkat ketiga dengan 46 poin. Selisih empat angka membuat persaingan tiga besar semakin terbuka, terutama jika salah satu tim terpeleset dalam beberapa laga krusial ke depan.

Souza menyampaikan bahwa target tim sudah ditetapkan sejak awal musim. Ia mengapresiasi dukungan suporter, namun meminta seluruh elemen tim untuk tetap tenang dan tidak larut dalam dinamika persaingan eksternal.

- Advertisement -

“Saya pikir Jakmania, selalu support buat tim ini. Kita sudah punya target, target yang kita (ingin) capai tahun ini,” kata Souza dalam konferensi pers pasca kemenangan Persija Jakarta atas Malut United (3-2), dikutip pada Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, hasil pertandingan tim lain berada di luar kendali Persija. Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga fokus internal dan memaksimalkan setiap peluang meraih tiga poin. Souza juga mengakui kompetisi musim ini berjalan dengan dinamika dan tantangan yang tidak mudah, sehingga konsistensi menjadi kunci utama.

“Ya kita ada banyak masalah di dalam kompetisi ini. Dan tim yang lawan kita (Persib Bandung), saya tidak bisa kontrol itu. Kita harus memaksimalkan poin,” sambung Souza.

“Kalau dari Tuhan mau kita jadi juara tahun ini, pasti kita akan jadi juara. Kita tidak bisa kontrol Persib Bandung. Kita berjalan terus saja untuk memenangkan pertandingan,” imbuhnya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Persija meraih kemenangan tipis 3-2 atas Malut United. Hasil itu menjaga asa tim ibu kota untuk terus menempel ketat pemuncak klasemen sekaligus mempertegas kesiapan mereka menghadapi laga-laga penentuan.

Ujian berat berikutnya telah menanti. Persija dijadwalkan menjamu Borneo FC dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit di Jakarta International Stadium, Selasa, 3 Maret 2026. Laga tersebut berpotensi memengaruhi komposisi papan atas secara signifikan, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi menjaga peluang dalam perburuan gelar.

Dengan kompetisi yang masih menyisakan sejumlah pertandingan, peluang juara tetap terbuka. Namun bagi Persija, kunci utama bukan pada hasil rival, melainkan kemampuan mempertahankan performa dan konsistensi hingga akhir musim.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Jari 98: Jangan-Jangan Fokus Publik Sedang Dialihkan ke Ganti Menkeu & OTT KPK dari Kasus Febri Adriansyah?

Jakarta- Di tengah riuhnya sejumlah isu besar yang menghiasi pemberitaan nasional, Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 atau JARI 98, Willy Prakarsa, justru...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER