Menteri Terlalu Powerful Jika Polri Dikendalikan Kementerian

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi, menegaskan bahwa wacana penempatan Polr) di bawah kementerian merupakan langkah yang keliru dan tidak sejalan dengan amanat reformasi serta prinsip demokrasi.

Islah menekankan, masyarakat sipil harus memiliki kesadaran kolektif bahwa pelemahan terhadap Polri justru akan berdampak langsung pada rapuhnya masyarakat sipil itu sendiri.

- Advertisement -

“Ini tidak boleh terjadi karena apa? Karena keamanan masyarakat ini tidak boleh berjenjang seperti itu,” kata Islah melansir Podcast Koma Indonesia, Kamis (5/2/2026).

Menurutnya, jika Polri berada di bawah kementerian, maka seorang menteri berpotensi memiliki kendali besar terhadap kepolisian, termasuk dalam aspek anggaran. Kondisi tersebut dinilai berbahaya bagi independensi penegakan hukum.

“Coba bayangkan betapa powerfulnya seorang menteri yang bisa mendikte keputusan-keputusan seorang kapolri,” tandasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pajak Marketplace Berlaku November 2026

JCCNetwork.id- Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memastikan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 melalui platform lokapasar atau marketplace akan mulai diterapkan pada 1 November 2026....

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER