BYD Perluas Sistem Smart Driving God’s Eye ke Seluruh Lini Kendaraan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork. id- Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, semakin agresif memperluas penerapan teknologi bantuan berkendara canggih melalui sistem smart driving bertajuk God’s Eye.

Teknologi tersebut kini disiapkan untuk hadir di seluruh lini kendaraan BYD, dari segmen premium hingga model yang lebih terjangkau.

- Advertisement -

Langkah ini disebut sebagai strategi percepatan adopsi advanced assisted driving secara massal, sekaligus upaya BYD mematahkan anggapan bahwa fitur berkendara cerdas hanya layak disematkan pada kendaraan kelas atas.

Perusahaan menegaskan, skala implementasi tersebut ditopang oleh kekuatan data dan infrastruktur internal yang mereka miliki.

BYD mengklaim memiliki basis vehicle cloud terbesar di China, didukung tim rekayasa kendaraan listrik berskala global serta fasilitas produksi kendaraan energi baru yang masif.

- Advertisement -

Kombinasi tersebut memungkinkan pembaruan dan penyempurnaan sistem God’s Eye dilakukan secara berkelanjutan, tanpa harus mengganti perangkat keras pada kendaraan yang sudah beredar.

Mengutip laporan Car News China, BYD telah menyatakan komitmen untuk menerapkan penuh sistem God’s Eye pada seluruh jajaran produknya mulai awal 2025.

Pembaruan yang disampaikan pada akhir Desember lalu kembali menegaskan arah tersebut, dengan penekanan pada perluasan akses teknologi bantuan berkendara canggih bagi konsumen pasar menengah.

Hingga November 2025, lebih dari 2,3 juta unit kendaraan BYD di China telah dibekali sistem God’s Eye. Dari total tersebut, sekitar 311.000 unit tercatat terjual hanya dalam satu bulan.

Armada besar ini menghasilkan lebih dari 150 juta kilometer data berkendara berbantuan per hari, yang kemudian dimanfaatkan untuk pengembangan algoritma secara over-the-air.

Secara teknis, God’s Eye dirancang dengan arsitektur bertingkat. Versi berspesifikasi tinggi disematkan pada model premium, sementara varian dengan biaya lebih efisien ditujukan bagi kendaraan entry-level dan kelas menengah.

Pendekatan ini dinilai berbeda dari banyak pesaing BYD yang masih membatasi fitur bantuan berkendara tingkat lanjut pada kendaraan berharga tinggi.

 

Sepanjang 2025, volume penjualan kendaraan BYD yang telah dilengkapi God’s Eye disebut menjadi faktor krusial dalam pengumpulan data berkendara skala besar.

Data tersebut digunakan untuk validasi sistem dan penyempurnaan performa di kondisi lalu lintas nyata, khususnya di lingkungan perkotaan.

Sejumlah analis menilai basis instalasi yang luas memberi keuntungan strategis bagi BYD dalam pengembangan algoritma bantuan berkendara.

Namun, dari sisi jangkauan global, skala data domestik BYD masih dianggap lebih terbatas dibandingkan armada Full Self-Driving milik Tesla yang telah beroperasi di berbagai negara.

Meski demikian, fokus BYD pada skala, keterjangkauan, dan adopsi massal dinilai mencerminkan pendekatan data-driven yang berbeda, sekaligus memperkuat posisinya sebagai produsen kendaraan listrik yang menargetkan penetrasi teknologi canggih hingga ke pasar arus utama.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KPK Panggil Ulang Nusron Wahid Besok, Berharap Dia Hadir

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid pada Kamis (15/10/2026). Nusron akan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Kang Dedi Mulyadi Buka Suara soal Etika Insinyur, Akibat Kesalahan Teknik Tak Boleh Dibiarkan!
08:11
Video thumbnail
Usai Bertemu Prabowo, Kepala OJK Kirim Pesan Tegas: Pelanggar Pasar Modal Siap Ditindak
10:08
Video thumbnail
Momen Hakim Arsul Sani Bahas UU KDRT di MK, Tampar Sekali Kok Bisa Kena Pidana 2 Tahun?
08:23
Video thumbnail
98 Kasus Kebakaran Hutan Diusut, Kapolri Segera Umumkan Tersangka #shorts #trending
00:56
Video thumbnail
Kapolri Tegas, 98 Kasus Karhutla Diusut, Tersangka Segera Ditetapkan
08:07
Video thumbnail
Sherly Tjoanda Tampak Bete Gegara Mau Jawab Kritik DPRD Maluku Utara, Malah Dilarang Bicara
09:52
Video thumbnail
Nanik Deyang Puji Prabowo, Bagikan Becak Listrik Sejak Sebelum Jadi Presiden
13:32
Video thumbnail
Pertalite RON 90 Disebut Minus, Bahlil Ungkap Stok BBM RI Cukup untuk 20 Hari
04:54
Video thumbnail
Imbas Gejolak Eropa, Menkeu Suahasil Ungkap Langkah Pemerintah Jaga Ekonomi Indonesia
11:52
Video thumbnail
Momen Prabowo Hormat Terakhir kepada Mendiang Jenderal Subagyo H.S.
02:38
Video thumbnail
Bahlil Beberkan Kondisi Stok BBM Nasional hingga Bali di Tengah Lonjakan Harga Minyak
05:02
Video thumbnail
Sidang Ijazah Gibran Berujung Aduan, Tukang Sumur Minta 9 Hakim Disanksi #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Rosan Ungkap Investasi Rp3.923 Triliun di Era Prabowo, Jutaan Pekerja Terserap #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Rosan Ungkap Investasi Era Prabowo Capai Rp3.923 Triliun, Jutaan Tenaga Kerja Terserap
15:48
Video thumbnail
Kapolri Blak-blakan Bongkar Dugaan Keterlibatan Pihak Asing di Balik Kasus Karhutla #shorts
00:57
Video thumbnail
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Airlangga-Suahasil Ungkap Kondisi Ekonomi RI
11:36
Video thumbnail
Kapolri Ungkap Dugaan Ada Pihak Asing Terlibat Kasus Karhutla
08:07
Video thumbnail
Menko Polkam dan Kapolri Segera Ungkap Korporasi Terduga Pelaku Karhutla
08:36
Video thumbnail
Ijazah Gibran Terus Disorot, Pelapor Heran Denny Indrayana Cs Tak Persoalkan Pendidikan Prabowo
09:18
Video thumbnail
Tukang Sumur Adukan 9 Hakim MK ke MKMK, Minta Diberi Sanksi Imbas Sidang Ijazah Gibran
10:10

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER