JCCNetwork.id-Dua unit mobil terbang atau electric vertical take-off and landing (eVTOL) milik Xpeng Aeroht dilaporkan bertabrakan dan jatuh saat sesi latihan menjelang gelaran Changchun Air Show 2025 di Tiongkok.
Insiden yang terjadi pada Jumat (19/9/2025) itu menyebabkan sedikitnya satu orang terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Mengutip laporan Carnewschina, korban mengalami luka-luka namun dilaporkan dalam kondisi stabil dan tidak mengalami cedera yang mengancam jiwa. Hingga berita ini diturunkan, pihak Xpeng Aeroht belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab kecelakaan.
Xpeng Aeroht merupakan divisi mobil terbang dari perusahaan otomotif Xpeng yang berdiri sejak 2013. Perusahaan ini dikenal sebagai pelopor teknologi kendaraan terbang modular dan tilt-rotor, dengan produk unggulannya, Land Aircraft Carrier (LAC), yang tahun lalu mencatat lebih dari 2.000 pesanan usai uji terbang perdana.
LAC juga telah mengantongi izin terbang khusus di Uni Emirat Arab.
Insiden kecelakaan ini terjadi dalam rangkaian latihan untuk persiapan Changchun Air Show 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama, 19 September.
Beruntung, peristiwa ini terjadi di luar jam pertunjukan sehingga tidak melibatkan penonton.
Para pengamat menyebutkan bahwa kecelakaan tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk potensi kesalahan teknis, kekeliruan perencanaan rute, atau human error.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat akan tantangan tinggi dalam pengoperasian kendaraan udara di ketinggian rendah serta pentingnya penerapan standar keselamatan yang lebih ketat di industri mobil terbang.
Otoritas penerbangan sipil Tiongkok dikabarkan tengah melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden ini guna menentukan penyebab pasti dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.























