Dukungan Jokowi Perkuat PSI Jelang Pemilu 2029

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi kekuatan politik signifikan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, menyebut bahwa dukungan Presiden Joko Widodo dan keluarganya menjadi faktor utama yang dapat mendorong pertumbuhan pesat partai yang kini dipimpin oleh Kaesang Pangarep tersebut.

Dalam keterangannya kepada Republika pada Senin (21/7/2025), Agung menyatakan bahwa keterlibatan Presiden Jokowi terhadap PSI bukan sekadar simbolik, melainkan menunjukkan komitmen politik yang serius. Ia menilai bahwa sinyal-sinyal tersebut tampak jelas dari pernyataan Jokowi dalam Kongres PSI di Solo beberapa waktu lalu, di mana presiden menyatakan akan ikut bekerja keras membesarkan partai tersebut.

- Advertisement -

“PSI potensial menjadi besar karena sudah punya figur dalam diri pak Jokowi. Yang kita tahu menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas,” kata Agung yang juga  Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis  saat dihubungi Republika, Senin (21/7/2025).

Ia menambahkan, bila komitmen Presiden Jokowi benar-benar diwujudkan, maka PSI diperkirakan akan mendapat akses luas terhadap jaringan kekuasaan, sumber daya strategis, serta dukungan elektoral yang telah dibangun Jokowi selama hampir dua dekade dalam panggung politik nasional.

“Resources dan rekam jejak beliau selama ini akan dihadirkan diberikan kepada PSI,” tambahnya.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Agung menyoroti pentingnya peran keluarga Jokowi dalam peta kekuasaan nasional saat ini. Selain Jokowi yang masih menjabat Presiden hingga 2024, Wakil Presiden saat ini dijabat oleh Gibran Rakabuming Raka. Sementara itu, Kaesang Pangarep memimpin PSI, dan Bobby Nasution memegang jabatan strategis sebagai Gubernur Sumatera Utara. Kondisi ini, menurut Agung, menciptakan sebuah lingkar kekuasaan yang kuat dan solid yang mampu menopang PSI ke depan.

“Ini belum orang orang yang diendors sebagai menteri dan wakil menteri maupun komisaris di semua pos pos strategis kekuasaan,” kata Agung.

Di luar kekuatan struktural, Agung juga mencatat bahwa Jokowi hingga kini masih memiliki tingkat kepuasan publik (approval rating) dan popularitas yang tinggi. Hal itu, menurutnya, merupakan aset politik yang sangat bernilai, yang dapat dimanfaatkan oleh PSI dalam menghadapi pemilu legislatif mendatang.

“Ini jadi modal politik yang bisa dioptimalkan jelang pileg 2029 untuk PSI,” katanya mengakhiri.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Menteri HAM Bentuk Tim Asesor Verifikasi Aktivis

JCCNetwork.id- Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, mengungkapkan rencana pembentukan tim asesor independen yang akan bertugas menilai keabsahan seseorang dalam menyandang status sebagai...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER