JCCNetwork.id- Kongres Biasa PSSI 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (5/6/2025), menjadi panggung penting bagi penguatan sinergi antara federasi sepak bola dan futsal nasional. Dalam forum tersebut, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan perubahan nama Federasi Futsal Indonesia (FFI) menjadi Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) sebagai langkah penyesuaian nomenklatur di lingkungan organisasi induk sepak bola nasional.
Erick menjelaskan bahwa perubahan ini bersifat administratif dan tidak memengaruhi struktur organisasi, kewenangan, maupun program kerja FFI yang telah berjalan selama ini.
“Kami memahami ini merupakan langkah administratif untuk menyelaraskan dengan nama anggota asosiasi PSSI lainnya, seperti Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI), Asosiasi Sepakbola Pantai Indonesia (ASPI), dan lainnya. Tidak ada kewenangan yang berubah, tidak ada program yang dikurangi. Fokus kami tetap sama: memperkuat ekosistem futsal nasional dan mendorong prestasi di level dunia,” ujar Michael, Kamis (5/6/2025).
Ketua Umum FFI Michael V Sianipar menegaskan bahwa meski terjadi perubahan nama, seluruh fungsi dan fokus organisasi tetap berjalan seperti biasa. Ia memastikan bahwa agenda pengembangan ekosistem futsal nasional tidak akan terganggu, bahkan akan diperkuat dalam waktu dekat.
Langkah perubahan nama ini juga dinilai menjadi penegasan sinergi antara PSSI dan AFI dalam membangun masa depan futsal Indonesia yang lebih kuat dan kompetitif. Program-program strategis seperti kompetisi liga, pengembangan pemain usia dini, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia futsal akan tetap dijalankan dan ditingkatkan.
Dalam kesempatan yang sama, Erick Thohir juga menyampaikan ambisi besar PSSI untuk membawa Indonesia tampil lebih menonjol di panggung internasional, salah satunya melalui rencana bidding tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028.
“FFI juga sedang berkoordinasi dengan PSSI untuk melakukan bid tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028” kata Erick.























