Alessandro Bastoni Buka Suara Usai Kekalahan Telak Inter Milan di Final Liga Champions

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Bek andalan Inter Milan, Alessandro Bastoni, akhirnya buka suara usai timnya dipermalukan Paris Saint-Germain dengan skor 0-5 di final Liga Champions 2025, Minggu (1/6). Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Bastoni mengungkapkan betapa beratnya menerima kenyataan pahit ini.

“Ini akhir yang sangat berat, sama sekali bukan yang kami harapkan,” tulis Bastoni. “Kekalahan ini menorehkan luka dalam yang sulit untuk segera diterima. Kami sangat kecewa, terutama pada diri kami sendiri.”

- Advertisement -

Inter Milan sebenarnya tampil impresif sepanjang musim ini, hanya sekali kalah sebelum partai final. Rekam jejak mereka di kompetisi Eropa juga sempat meyakinkan, dengan hanya tertinggal dalam pertandingan selama 370 detik saja. Modal pengalaman dari final 2023 melawan Manchester City pun sempat menumbuhkan keyakinan tinggi bahwa kali ini mereka bisa membawa pulang trofi.

Namun, semua keyakinan itu runtuh dalam laga final di Munich. PSG tampil menggila, dengan bintang mudanya, Desire Doue, menjadi mimpi buruk Inter lewat dua gol yang dia cetak. Kekalahan telak ini tak hanya mengubur harapan Inter untuk meraih gelar Liga Champions, tetapi juga menutup musim mereka tanpa satupun trofi.

Di pentas domestik, nasib Inter tak jauh lebih baik. Mereka hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen Serie A, gagal meraih Supercoppa Italiana setelah ditaklukkan AC Milan, dan disingkirkan rival sekota itu pula di semifinal Coppa Italia.

- Advertisement -

Bastoni menegaskan, dukungan para suporter sangat penting di masa-masa sulit ini. “Kini lebih dari sebelumnya, kami menyadari betapa besar arti dukungan kalian semua. Kami akan terus berjuang dan menulis lembaran baru bagi Inter. Forza Inter!” tegasnya.

Ironisnya, di balik kegagalan tim secara kolektif, hanya Bastoni yang masuk dalam daftar UEFA Champions League Team of the Season. Pengakuan itu menjadi semacam oase pribadi di tengah kekecewaan besar.

Inter Milan kini menghadapi tantangan besar untuk bangkit dari keterpurukan final ini. Mereka juga harus melakukannya tanpa Simone Inzaghi, yang resmi meninggalkan kursi pelatih menuju klub Al-Hilal. Pertanyaan besar pun muncul: siapa yang akan mampu membangkitkan Nerazzurri dari puing-puing di Munich?

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kemarau Panjang, BPBD Lebak Siaga Distribusi Air

JCCNetwork.id- Musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang tahun ini mulai memunculkan ancaman serius di Kabupaten Lebak, Banten. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER