JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada para direktur utama perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia menegaskan, mereka yang terbukti menyalahgunakan wewenang atau fasilitas negara akan langsung diganti dari jabatannya.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan arahan tertutup dalam acara Town Hall Meeting Danantara yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.
“Kalau dia tidak berprestasi, kalau dia malas-malasan, kalau dia lakukan praktik-praktik yang enggak benar, menyalahgunakan kewenangan, menyalahgunakan fasilitas, saya minta diganti,” kata Prabowo dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (29/5/2025).
Presiden menekankan bahwa Danantara sebagai bagian dari ekosistem BUMN adalah aset strategis bangsa yang wajib dijaga secara profesional dan bertanggung jawab. Ia menyoroti potensi besar yang dimiliki Danantara jika dikelola dengan benar, dengan perkiraan total aset bisa mencapai 1 triliun dolar AS.
Untuk itu, Prabowo menuntut adanya tata kelola yang bersih dan transparan. Ia juga meminta seluruh jajaran direksi meninggalkan budaya kerja lama yang tidak efisien dan tidak akuntabel.
“Saya minta atas nama bangsa dan rakyat, saya minta semua direksi berbuat yang terbaik, tinggalkan praktik-praktik zaman dulu mungkin yang kurang efisien, atau ada praktik-praktik yang enggak benar harus ditinggalkan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan pentingnya memberi ruang bagi pegawai-pegawai Danantara di level bawah yang menunjukkan kinerja dan integritas tinggi untuk dipromosikan. Ia menolak keras adanya pertimbangan non-profesional dalam pengangkatan jabatan.
“Ini harus anak-anak Indonesia yang bekerja sebesar-besarnya untuk rakyat Indonesia,” pungkasnya.



