Pemerintah Terapkan FWA, Mudik Lebih Terkendali

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, memberikan apresiasi terhadap kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang diterapkan selama masa mudik Lebaran 2025. Kebijakan ini dinilai efektif dalam mengendalikan kepadatan arus lalu lintas.

Apresiasi tersebut disampaikan Irjen Pol. Agus saat menerima kunjungan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini di Gedung NTMC Polri, Jakarta. Menurutnya, kebijakan WFA yang diberlakukan pemerintah berperan signifikan dalam mengurai kepadatan arus mudik.

- Advertisement -

“Hari ini hari ketiga Operasi Ketupat 2025. Jadi, kebijakan pemerintah yang WFA ini sangat membantu sekali kaitannya dengan arus mudik,” katanya dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (25/3/2025).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kebijakan ini berdampak langsung pada lalu lintas di H-10 Lebaran yang menunjukkan kondisi lebih terurai dibanding tahun sebelumnya. Berdasarkan data yang dihimpun, terjadi lonjakan 30 persen arus lalu lintas menuju Trans Jawa dan Sumatera selama tiga hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Ada kenaikan 35 persen di H-10 dibandingkan dari tahun lalu. Ini cukup bagus. Artinya lalu lintas betul terurai. Hari kedua itu (kenaikan, red.) 22 persen, tetapi keseluruhannya, saya ambil tiga hari ini dulu, menuju ke Jawa dan Sumatera itu sudah 30 persen. Artinya ini sangat terurai sekali,” ucapnya.

- Advertisement -

Sementara itu, Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa kebijakan WFA bagi ASN merupakan upaya pemerintah untuk memastikan kelancaran arus mudik. ASN diberikan fleksibilitas untuk bekerja dari tempat tinggal mereka guna mengurangi kepadatan lalu lintas di hari-hari menjelang Lebaran.

“Untuk para ASN ini, kami sudah memberikan kebijakan bekerja secara di luar. Jadi, para ASN bisa bekerja di tempat dimana mereka tinggal. Kami juga memastikan tata kelola yang layak dalam koordinasi pelaksanaan kelancaran arus mudik ini,” ucapnya.

Dalam kunjungannya ke Korlantas Polri, Menteri PANRB juga meninjau kesiapan Posko Operasi Ketupat 2025 yang bertugas memonitor pergerakan masyarakat selama libur Lebaran. Ia menegaskan bahwa Korlantas Polri memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran arus mudik.

“Saya berkunjung ke Korlantas karena Kakorlantas menjadi salah satu leading sector dalam bagaimana mengamankan arus mudik selama masa libur Lebaran. Kami memang ditugaskan untuk memastikan instansi pemerintah melayani masyarakat dan kami sudah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk memberikan layanan publik untuk masyarakat,” ucapnya.

Rini juga mengapresiasi penggunaan teknologi dalam pemantauan lalu lintas oleh Korlantas. Menurutnya, integrasi data yang dilakukan oleh Korlantas sejalan dengan program reformasi birokrasi berbasis digital yang tengah digalakkan pemerintah.

“Jadi Kakorlantas memanfaatkan integrasi data. Di dalam memastikan layanan terkait, mereka saling terkoneksi. Tentunya sudah sejalan dengan reformasi birokrasi yang sedang selalu kita dengungkan yakni transformasi digital,” ujarnya.

Sebagai informasi, kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA) bagi ASN berlaku pada 24-27 Maret 2025 sesuai dengan Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 2 Tahun 2025. Penerapan kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode mudik dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Polri Kerahkan 5.641 Personel Amankan FIFA ASEAN Cup

JCCNetwork.id- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan 5.641 personel untuk mengamankan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Jakarta dan Kabupaten Bandung, Jawa...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Mahfud MD Bongkar Dugaan Praktik Busuk Dunia Politik dan Hukum
09:05
Video thumbnail
Relawan Gibran 08 Ingatkan Jangan Jadikan MK Keranjang Sampah
17:00
Video thumbnail
Prabowo Beri Solusi untuk Rakyat, Tapi Keras ke Korporasi
08:04
Video thumbnail
Ketua MK Minta Ketum Militan Gibran 08 Nusantara Tak Usah Terlalu Semangat
08:17
Video thumbnail
Presiden Prabowo Bongkar Ada 8 Perda Menipu
08:30
Video thumbnail
Napi Kelas Sultan? Klaster Mewah Lapas Cibinong, Fortuner hingga Alphard Mejeng di Garasi
08:20
Video thumbnail
Prabowo Bicara di Depan Para Profesor, Akui Keberhasilannya Tak Lepas dari Bimbingan Pakar
08:10
Video thumbnail
Di Depan Profesor, Prabowo Klarifikasi Soal Tuduhan Tak Hormati Pakar
08:02
Video thumbnail
Momen Prabowo Catat Usulan Pakar, Setuju Bentuk Badan Khusus Pengelolaan Gambut
10:11
Video thumbnail
Prabowo Tanggapi Polemik Ucapan “Goblok”: Saya Paling Hormat Sama Pakar #shorts #trending
01:34
Video thumbnail
Detik-Detik Rocky Gerung Bicara Gibran Soroti Peluang Jadi Presiden #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Di Hadapan KAI, DPR Soroti Whoosh: Bikin Compang-Camping KAN?
09:48
Video thumbnail
Dipanggil Mendadak Prabowo ke Istana, Profesor Ini Kaget, Baru Pertama Kali
09:12
Video thumbnail
DPR Sentil Keras KAI, KRL Padat hingga Penumpang Berdesakan: Malu Kita Pak
09:36
Video thumbnail
Rocky Gerung di Depan Menkum Supratman, Inovasi Butuh “Otak yang Edan”
08:47
Video thumbnail
Rocky Gerung Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden, Lalu Tunjuk Foto Prabowo: Hak Patennya di Sini
08:46
Video thumbnail
Prabowo Tanggapi Polemik Ucapan “Goblok”: Saya Paling Hormat Sama Pakar
08:01
Video thumbnail
Mentan Amran Kasih Tips Sukses ke Mahasiswa UIN Jakarta, Singgung Nama Steve Jobs hingga Jack Ma
12:39
Video thumbnail
Cari Solusi Atasi Karhutla, Presiden Prabowo Langsung Tanya Pakar, Langkah Terbaik Apa?
17:05
Video thumbnail
Ipoleksosbudhankamnas Diterapkan Radikal, Benarkah Isu Perampasan Aset Bisa Berubah?
10:20

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

DPRD DKI Dorong Tarif LRT Terjangkau

1.200 Ton Sampah Menumpuk di Gowa

Cabai Rawit Tembus Rp104.850 per Kg

Banjir Bandang Terjang Solok

Kemnaker Buka Magang Nasional Tahap 2