Nilai Tukar Rupiah Naik, Pasar Saham Domestik Masih Diperhatikan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id-Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan pagi ini, Rabu (26/3/2025).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah tercatat naik sebesar 25,5 poin atau 0,15%, berada di level Rp 16.586 per dolar AS hingga pukul 09.41 WIB.

- Advertisement -

Pergerakan positif rupiah ini terjadi setelah sebelumnya pada hari Selasa (25/3/2025), mata uang Garuda terdepresiasi cukup tajam akibat menurunnya tingkat kepercayaan investor terhadap pasar saham domestik.

Pada hari tersebut, rupiah tercatat melemah 42,5 poin atau 0,26%, mencapai level Rp 16.610 per dolar AS.

Ariston Tjendra, Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, menjelaskan bahwa penurunan nilai tukar rupiah kemarin disebabkan oleh sentimen negatif di pasar saham domestik.

- Advertisement -

“Sentimen negatif investor terhadap pasar saham domestik turut memberikan tekanan terhadap rupiah.

Pesimisme terhadap prospek pertumbuhan ekonomi nasional tercermin dari pergerakan indeks BEI,” ujar Ariston dalam keterangannya, Selasa (25/3/2025).

Meski demikian, penguatan rupiah pagi ini seiring dengan tren positif yang juga terjadi pada beberapa mata uang Asia lainnya.

Dolar Hong Kong tercatat naik tipis sebesar 0,0001 poin menjadi 7,7 dolar Hong Kong per dolar AS, sementara ringgit Malaysia menguat 0,24% menjadi 4,426 ringgit per dolar AS.

Penguatan rupiah ini memberikan sedikit harapan bagi perekonomian Indonesia yang tengah menghadapi ketidakpastian di pasar domestik dan global.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Bidik Penguatan Media Sosial dan Konten Digital, Jurnalis Senior Aan Dwi Puantoro Siap Perkuat APKLI

JCCNetwork.id- Jurnalis senior televisi nasional sekaligus pegiat media, Aan Dwi Puantoro, menyatakan kesiapannya untuk bergabung dengan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI).Rencana bergabungnya Aan...

40 Ribu Hektare Sawah Aceh Dipulihkan

1.200 Ton Sampah Menumpuk di Gowa

Jenazah Sukarman Tiba di Soetta

KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Rekam Jejak 24 Tahun di Kekuasaan, Mahfud MD Tegaskan Tak Pernah Korupsi
08:41
Video thumbnail
Gibran Sudah Lama Dilantik, Kenapa Baru Sekarang Ijazahnya Diperkarakan Denny Indrayana Cs?
08:25
Video thumbnail
Mahfud MD Bongkar Dugaan Praktik Busuk Dunia Politik dan Hukum
09:05
Video thumbnail
Relawan Gibran 08 Ingatkan Jangan Jadikan MK Keranjang Sampah
17:00
Video thumbnail
Prabowo Beri Solusi untuk Rakyat, Tapi Keras ke Korporasi
08:04
Video thumbnail
Ketua MK Minta Ketum Militan Gibran 08 Nusantara Tak Usah Terlalu Semangat
08:17
Video thumbnail
Presiden Prabowo Bongkar Ada 8 Perda Menipu
08:30
Video thumbnail
Napi Kelas Sultan? Klaster Mewah Lapas Cibinong, Fortuner hingga Alphard Mejeng di Garasi
08:20
Video thumbnail
Prabowo Bicara di Depan Para Profesor, Akui Keberhasilannya Tak Lepas dari Bimbingan Pakar
08:10
Video thumbnail
Di Depan Profesor, Prabowo Klarifikasi Soal Tuduhan Tak Hormati Pakar
08:02
Video thumbnail
Momen Prabowo Catat Usulan Pakar, Setuju Bentuk Badan Khusus Pengelolaan Gambut
10:11
Video thumbnail
Prabowo Tanggapi Polemik Ucapan “Goblok”: Saya Paling Hormat Sama Pakar #shorts #trending
01:34
Video thumbnail
Detik-Detik Rocky Gerung Bicara Gibran Soroti Peluang Jadi Presiden #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Di Hadapan KAI, DPR Soroti Whoosh: Bikin Compang-Camping KAN?
09:48
Video thumbnail
Dipanggil Mendadak Prabowo ke Istana, Profesor Ini Kaget, Baru Pertama Kali
09:12
Video thumbnail
DPR Sentil Keras KAI, KRL Padat hingga Penumpang Berdesakan: Malu Kita Pak
09:36
Video thumbnail
Rocky Gerung di Depan Menkum Supratman, Inovasi Butuh “Otak yang Edan”
08:47
Video thumbnail
Rocky Gerung Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden, Lalu Tunjuk Foto Prabowo: Hak Patennya di Sini
08:46
Video thumbnail
Prabowo Tanggapi Polemik Ucapan “Goblok”: Saya Paling Hormat Sama Pakar
08:01
Video thumbnail
Mentan Amran Kasih Tips Sukses ke Mahasiswa UIN Jakarta, Singgung Nama Steve Jobs hingga Jack Ma
12:39

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER