JCCNetwork.id-PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan bahwa Stasiun Whoosh Karawang akan mulai melayani penumpang naik turun pada 24 Desember 2024.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan layanan selama momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, sekaligus mempermudah perjalanan bagi masyarakat Karawang dan sekitarnya.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunnisa, menjelaskan bahwa Stasiun Whoosh Karawang sebenarnya telah beroperasi sejak Oktober 2023 untuk mendukung operasional kereta cepat Whoosh.
Namun, mulai akhir Desember, stasiun ini akan resmi melayani penumpang.
“Proses persiapan pembukaan Stasiun Karawang juga sudah ditinjau langsung oleh Wakil Presiden (Gibran Rakabuming Raka), beliau sangat mendukung karena pembukaan Stasiun Whoosh Karawang akan memberikan aksesibilitas yang lebih luas bagi masyarakat untuk merasakan perjalanan yang cepat dan nyaman,” ujar Eva dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Pada tahap awal, Stasiun Whoosh Karawang akan melayani 20 jadwal kereta setiap hari, terdiri dari 10 keberangkatan menuju Stasiun Whoosh Halim dan 10 keberangkatan ke Stasiun Whoosh Tegalluar Summarecon atau Padalarang.
Berikut jadwal keberangkatan kereta:
Karawang-Halim: 07.19, 08.09, 08.59, 09.49, 10.59, 16.14, 16.49, 17.24, 19.04, dan 20.44.
Karawang-Tegalluar/Padalarang: 07.15, 08.05, 08.30, 09.20, 09.57, 16.20, 17.45, 19.00, 19.25, dan 20.15.
Padalarang-Karawang: 06.58, 07.48, 08.38, 09.28, 10.38, 15.53, 16.28, 17.03, 18.43, dan 20.23.
Dengan kereta cepat Whoosh, rute Halim-Karawang dapat ditempuh dalam waktu 15 menit, jauh lebih cepat dibandingkan perjalanan darat yang memakan waktu sekitar satu jam.
Sementara itu, rute Karawang-Padalarang hanya membutuhkan 20 menit, dibandingkan perjalanan mobil yang dapat mencapai 1,5 hingga 2 jam.
KCIC juga tengah menyelesaikan proses finalisasi sistem tiket untuk rute baru ini.
“Pembukaan Stasiun Whoosh Karawang pada 24 Desember 2024 mendatang, merupakan upaya KCIC untuk memperkenalkan layanan baru ini kepada masyarakat. Pembukaan Stasiun Karawang ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan seluruh aspek operasional dan pelayanan dapat berjalan optimal,” kata Eva.



