Kerap Mengoplos Gas Kaleng Portabel dengan Isi Gas Elpiji 3 Kg, Polisi Ringkus Enam Pelaku

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap pelaku pengoplosan gas kaleng portabel ilegal di wilayah Jakarta Utara. Dalam pengungkapannya, Polisi mengamankan enam pelaku yang kerap menjual gas kaleng portabel dibawah harga pasaran.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Indrawienny Panjiyoga mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal saat pengawasan dan penegakan hukum terhadap segala bentuk kegiatan penyalahgunaan BBM dan gas bersubsidi sekaligus perintah Kapolri dalam Program Asta Cita Presiden.

- Advertisement -

Kemudian, selama periode Oktober sampai dengan November 2024, pihaknya telah menemukan dan mengungkap para pelaku tindak pidana yang terbukti menyalahgunakan bahan bakar gas bersubsidi yang diubah menjadi isi gas kaleng portabel.

“Tersangka yang berhasil kami amankan ini ada enam orang TRM (30) seorang buruh harian lepas, GG (39) seorang karyawan swasta, IF (21) buruh harian lepas, AK (28) karyawan swasta, RK (20) mahasiswa, dan BK (25) karyawan swasta yang semuanya ditangkap di tempat dan waktu yang berbeda,” ucap Panjiyoga, Selasa (19/11/2024).

Panjiyoga menjelaskan modus pelaku yaitu dari satu tabung gas LPG 3 Kg bersubsidi dapat dihasilkan sepuluh sampai sebelas tabung gas portable berbagai merk. Pemindahan gas dari tabung gas LPG 3 Kg bersubsidi ke tabung gas portable dilakukan dengan menggunakan alat suntik, yaitu regulator gas rakitan yang dimodifikasi.

- Advertisement -

“Kemudian dilakukan penimbangan dengan alat timbang digital untuk mengetahui berat masing-masing tabung gas portable. Praktik pengoplosan gas LPG 3 Kg ke tabung gas protable ini tidak melalui proses yang benar sehingga berpotensi mengancam keselamatan atau keamanan,” Ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok I Gusti Ngurah Putu Krishna Narayana menambahkan, para pelaku bisa mengisi 10 kaleng gas portabel dari satu tabung gas LPG 3 kilogram. Mereka pun bisa meraup keuntungan Rp 50.000 dari satu kali mengoplos satu tabung gas LPG itu.

Para pelaku pun memasarkan gas portabel oplosan ini dengan berbagai cara seperti Online Shop, COD (Cash On Delivery) dan juga secara konvensional atau konsumen datang langsung ke tempat tinggal tersangka

“Jadi mereka menjual ke masyarakat ini dengan sangat murah, harga aslinya sekitar Rp 30 ribu untuk satu tabung gas portabel kaleng ini, dijual oleh mereka hanya Rp 12 ribu,” ucap Ngurah.

Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 20 tabung gas LPG 3 kilogram, 808 tabung gas portabel yang sudah terisi, 758 tabung gas portabel kosong, hingga regulator gas rakitan.

Polisi menjerat keenam tersangka dengan pasal berlapis terkait penyalahgunaan gas bersubsidi hingga perlindungan konsumen dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. (Yohannes Tobing)

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Ombudsman Tinjau Pelayanan Publik Lapas Salemba

JCCNetwork.id- Ombudsman Republik Indonesia melakukan peninjauan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Prabowo: Pemimpin yang Malas Belajar Sejarah Akan Dihukum Sejarah #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Prabowo: Pemimpin yang Malas Belajar Sejarah Akan Dihukum Sejarah
09:13
Video thumbnail
Prabowo Pakai Filosofi Telur dan Ayam, Bicara Masa Depan Pendidikan Berkualitas #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Mana Lebih Dulu, Telur atau Ayam? Begini Cara Prabowo Bicara soal Pendidikan Berkualitas
10:05
Video thumbnail
Indonesia Kuat Tapi Pengawasan Aparat Yang Lemah #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Indonesia Tak Lemah Yang Lemah Itu Pengawasan Aparat
07:55
Video thumbnail
Cuma Duduk Diam, Bisa Kantongi Rp20 Juta Sebulan, Kok Bisa?
06:02
Video thumbnail
Sudaryono Geram, Dapur MBG Berdekatan dengan Kandang Babi #shorts #trending
01:53
Video thumbnail
Sudaryono Geram, Dapur MBG Berdekatan dengan Kandang Babi
08:39
Video thumbnail
65 Juta Anak Muda Nganggur, Erick Thohir Siapkan 300 Ribu Kesempatan Magang
10:06
Video thumbnail
KDM Beri Alarm Ekonomi Hitam Bisa Bikin Rakyat Makin Terhimpit
09:45
Video thumbnail
Wapres Gibran Bertemu Father of Asian EV Asal Magelang, Bahas Masa Depan Mobil Listrik Indonesia
03:01
Video thumbnail
Prabowo Ingatkan Ancaman Perpecahan, Masih Ada Kelompok Tak Suka Pancasila #shorts #trending
01:45
Video thumbnail
Prabowo Ingatkan Ada Kelompok Tak Suka Pancasila: Ini Sumber Perpecahan
08:10
Video thumbnail
Tak Main-Main! Amran Tepati Janji, 8 Pejabat Bulog-Bapanas Kena Imbas Kasus Beras Oplosan #shorts
01:09
Video thumbnail
Prabowo Tekankan Pemimpin Tak Cukup Pintar, Hati Harus Baik, Jangan Jadi Sumber Penderitaan #shorts
01:59
Video thumbnail
Prabowo: Orang Pintar Berhati Jahat Sangat Berbahaya, Bisa Picu Penderitaan dan Ketidakadilan
10:10
Video thumbnail
Tak Main Main! Amran Tepati Janji, 8 Pejabat Bulog Bapanas Kena Imbas Kasus Beras Oplosan
08:21
Video thumbnail
Kapolri Gandeng Mendes, Berantas Narkoba hingga Tawuran #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Kapolri Suyudi dan Menteri Yandri Siapkan Langkah Berantas Narkoba hingga Tawuran Desa
09:58

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER