MKD Didesak Segera Ungkap Nama Anggota DPR Terlibat Judi Online

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Peniliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, mendesak Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR untuk segera mengungkap nama para anggota DPR yang diduga terlibat dalam judi online.

Desakan ini menyusul Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan indikasi keterlibatan 82 anggota DPR dalam aktivitas tersebut.

- Advertisement -

“Kita berharap PPATK diundang MKD, saat itu PPATK akan menyampaikn secara terus terang nama-nama anggota DPR yang terlibar judi online,” ujar Lucius, dikutip.

Lucius menekankan adanya dorongan kuat dari masyarakat agar nama-nama anggota DPR yang terlibat judi online segera diumumkan ke publik.

Sehingga keterbukaan dalam kasus ini sangat penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap DPR dan menunjukkan komitmen lembaga legislatif dalam menjaga integritasnya.

- Advertisement -

Lucius juga mengkritik langkah MKD yang dinilai terlalu lamban dan berbelit-belit dalam menangani anggota DPR yang diduga melanggar etik.

“MKD punya kuasa untuk melakukan penegakan etik terhadap anggota DPR. Fraksi mana pun bisa diproses oleh MKD kalau ada pelanggaran kode etik yang dilakukan anggota DPR,” ujar Lucius.

Ia menegaskan bahwa MKD memiliki kewenangan penuh untuk menindak anggota DPR yang melanggar kode etik tanpa harus melalui fraksi terlebih dahulu.

Hal ini dianggap sebagai langkah yang lebih cepat dan efektif dalam menangani pelanggaran etik di kalangan anggota parlemen.

Selain itu, partai politik juga harus bertindak tegas terhadap anggotanya yang terlibat dalam kasus judi online.

“Saya kira sudah idealnya mesti ada sanksi dari partai politik,” tegasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Awal 2026

JCCNetwork.id- Perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja yang lebih kuat pada awal 2026. Data resmi mencatat pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I mencapai 5,61 persen secara...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER