Rupiah Melemah Tipis

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pada awal pekan ini, mata uang rupiah mengalami pelemahan yang cukup tipis dalam perdagangan antarbank di Jakarta. Pada hari Senin pagi, rupiah turun delapan poin atau sekitar 0,05 persen, tercatat pada level Rp16.458 per dolar AS, dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp16.450 per dolar AS.

Penurunan nilai tukar rupiah ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Dari luar negeri, pelemahan dolar AS dipicu oleh berbagai indikator ekonomi yang mengecewakan. Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun sebanyak 5.000 menjadi 238.000 klaim pada pekan yang berakhir pada 15 Juni. Angka ini sedikit lebih tinggi dari proyeksi yang dilakukan oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters, yang memperkirakan jumlah klaim sebesar 235.000.

- Advertisement -

Selain itu, data penjualan perumahan baru di Amerika Serikat yang turun sebesar 5,5 persen pada bulan Mei juga memberikan tekanan terhadap dolar. Laporan dari Biro Sensus Departemen Perdagangan AS menunjukkan bahwa penjualan perumahan turun ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 1,277 juta unit. Penurunan ini menjadi salah satu indikator bahwa pasar real estat mungkin mulai melambat, memberikan sinyal tambahan terhadap perlambatan ekonomi.

Indeks Manufaktur Philadelphia Federal Reserve juga menunjukkan performa yang lebih buruk dari perkiraan, menambah kekhawatiran tentang kemungkinan perlambatan ekonomi yang lebih luas di AS.

Di sisi lain, yield obligasi pemerintah AS (US Treasury) juga mencatat penurunan. Yield obligasi bertenor 10 tahun turun 0,005 persen, sementara yield obligasi bertenor 30 tahun dan 5 tahun masing-masing turun 0,004 persen. Penurunan yield ini mencerminkan aksi profit taking yang dilakukan oleh para investor, mengindikasikan adanya ketidakpastian di pasar keuangan global.

- Advertisement -

Dari dalam negeri, sentimen negatif terhadap rupiah juga dipengaruhi oleh isu-isu kebijakan fiskal. Pemerintah Indonesia tengah mempertimbangkan opsi pemblokiran anggaran untuk kementerian dan lembaga sebagai salah satu langkah mitigasi risiko agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 tetap sehat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu, dalam Rapat Panitia Kerja Badan Anggaran DPR.

Menurut Febrio, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga keseimbangan fiskal di tengah tantangan ekonomi global dan domestik yang terus berkembang. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan ruang fiskal yang lebih fleksibel dalam menghadapi potensi gejolak ekonomi di masa mendatang.

Secara keseluruhan, kombinasi dari tekanan eksternal dan kebijakan domestik ini menjadi faktor-faktor utama yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah pada hari ini. Pelaku pasar diharapkan terus memantau perkembangan ekonomi global dan respons kebijakan dari pemerintah Indonesia untuk dapat menavigasi tantangan-tantangan yang ada.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

JCCNetwork.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta angin kencang...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER