Willy Prakarsa: Capres yang Kalah Harusnya Punya ‘Urat Malu’

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Dalam menghadapi tuduhan politisasi bantuan sosial (bansos) yang diarahkan kepada Presiden Jokowi menjelang keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98), Willy Prakarsa, mengutarakan respons tajamnya.

Dalam serangkaian cuitan di akun Twitter pribadinya hari ini, Willy tidak hanya menyoroti pemberian bansos oleh pemerintah, tetapi juga merespons tudingan bahwa pemberian bansos tersebut terkait dengan politik Pilpres 2024.

- Advertisement -

“Ekonomi lumpuh total, lapangan kerja tertutup. Saya salut dengan Presiden RI @jokowi dan Jajaran. Bagikan Bansos untuk rakyat, tapi kesannya salah aja di mata kaum kadrun. Yang bikin bingung, Bansos yang disalurkan Presiden dikaitkan Pilpres 2024. Emangnya beliau Nyapres?!! ,” sindir Willy di cuitan twitternya, hari ini.

Selain menyoroti tuduhan politisasi bansos, Willy juga memastikan bahwa hasil putusan MK tidak akan berpengaruh pada keyakinannya bahwa pasangan Prabowo-Gibran tetap akan menjadi pemenang Pilpres 2024.

“Kalau peserta Capres yang kalah memiliki sikap negarawan yang baik dan masih punya urat malu,” tambahnya.

- Advertisement -

Dalam mengakhiri serangkaian tweet-nya, Willy mengajukan saran rekonsiliasi di semua tingkatan, mulai dari elit hingga akar rumput, serta menyerukan agar semua pihak menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Agar pihak yang kalah itu ikutan bergabung dan mendukung Prabowo-Gibran yang dipilih oleh 96,2 juta lebih pemilihnya, notabene Rakyat Indonesia,” tegassnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemerintah Buka Seleksi CPNS November 2026

JCCNetwork.id- Pemerintah berencana membuka proses pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada November 2026. Rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) tersebut dilakukan untuk memenuhi...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER