JCCNetwork.id-Wali Kota Solo dan Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, telah merespons video viral seorang YouTuber bernama Bobon Santoso yang mengungkapkan ketiadaan listrik di Desa Waris, Kabupaten Keerom, Jayapura, Papua.
“Jadi di sini nggak ada listrik sama sekali bukan sehari satu jam ya, tapi tidak ada sama sekali. Jadi gini penampakan Kampung Waris kita ini, kalau misal kalian lihat rumah-rumah ada lampu, itu menggunakan genset, ini tiang ternyata ada kable, tapi cuma pasang saja, jadi nggak ada arus sama sekali, jadi nggak berfungsi optimal,” kata Bobon.
Gibran segera berkoordinasi dengan PLN untuk mengatasi masalah ini. Dia bahkan langsung menelepon Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo. Tanggapan Gibran terhadap Bobon dibagikan di akun Instagram Bobon. Bobon menjelaskan bahwa di Desa Waris tidak ada pasokan listrik sama sekali, bahkan tidak ada arus listrik. Gibran mengonfirmasi bahwa penanganan masalah listrik baru bisa dimulai pada Mei 2024.
“Bon, ini udah saya coba urus ke direktur PLN ya,” kata Gibran.
Selain itu, Bobon menyarankan penggunaan genset untuk penerangan sementara. Gibran meminta alamat lengkap Desa Waris dari Bobon dan memastikan akan menindaklanjuti masalah ini.
“Halo mas, makasih Mas Gibran,” balas Bobon.
“Bon Mei baru bisa kita kerjain untuk listriknya,” ucap Gibran lagi.
“Bila mas liat ada lampu itu gunakan genset, untuk post TNI menggunakan solar cell yang di ujung jalan,” terang Bobon kepada Gibran.
“Ditunggu ya,” ucap Gibran.
“Makasih mas, tanggal 27 sudah ada arusnya,” balas Bobon.
Dia menyatakan bahwa bantuan kepada masyarakat Papua adalah salah satu prioritasnya. Gibran juga menegaskan bahwa masih banyak daerah lain yang belum tersentuh oleh listrik, dan dia berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut setelah dilantik sebagai wakil presiden.
“Bobon lama di sana, makanya kita bantu teman-teman yang di Papua,” ujar Gibran dalam keterangannya.
“Masih banyak (yang belum tersentuh listrik), nanti ya PR ke depan. Ya nanti kita kejar untuk penyambungannya,” ujar Gibran.









