Soal Gugatan ke MK Yusril Anggap Paslon 1 dan 3 Aneh dan Inkonsisten

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Pasangan calon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, dan pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud Md, telah resmi mengajukan gugatan sengketa hasil Pilpres 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Langkah ini menjadi sorotan, terutama dengan pandangan dari pihak kubu Prabowo-Gibran yang diwakili oleh Ketua Tim Hukum, Yusril Ihza Mahendra.

- Advertisement -

Menurut Yusril, gugatan yang diajukan oleh kedua pasangan calon tersebut dinilai sebagai langkah yang kontroversial. Terlebih, karena gugatan itu berkaitan dengan putusan MK sebelumnya yang mengubah syarat pencalonan.

“Ini menempatkan mereka tidak hanya berhadapan dengan KPU, melainkan dengan MK sendiri,” ujar Yusril, Minggu, (24/03).

Pihak kubu Prabowo-Gibran juga menilai bahwa gugatan terhadap pencalonan Gibran datang terlambat, mengingat proses pemilu sudah berjalan hingga selesai. Mereka menganggap bahwa mempersoalkan hal-hal administratif setelah pemilu merupakan tindakan yang inkonsisten.

- Advertisement -

“Namun setelah kalah, malah minta MK mendiskualifikasi Pak Gibran. Ini suatu keanehan. Suatu sikap yang inkonsisten sebenarnya,” imbuhnya.

Yusril juga menyoroti kemungkinan bahwa permohonan untuk mengulang pemilu akan sulit dikabulkan. Hal ini diungkapkan dengan mempertimbangkan kekosongan kekuasaan setelah masa jabatan Presiden Joko Widodo berakhir.

“Mengulang tahapan pemilu dari awal dapat memunculkan ketidakpastian dalam proses pemilihan Presiden baru,” jelasnya.

Meskipun demikian, pihak kubu Prabowo-Gibran telah mempersiapkan argumentasi hukum dan bukti yang diperlukan untuk menghadapi sidang gugatan di MK. Mereka menegaskan kesiapan mereka dalam menghadapi proses hukum yang akan berlangsung.

“Kami siap dengan segala bukti dan argumentasi hukum untuk menghadapi gugatan yang diajukan oleh kedua pasangan calon tersebut,” tegas Yusril.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

JARI’98 Siapkan 12 Tuntutan Jelang Demo 27 Agustus dari Turunkan Harga Sembako hingga TNI Kembali ke Barak

JCCNetwork.id- Ketua Presidium JARI’98 Willy Prakarsa menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai perlu menjadi perhatian Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terkait rencana demonstrasi pada 27...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
DPR Puji Tausiyah Menyejukkan Hati, Ustaz Latif Balas dengan Sikap Hormat
13:54
Video thumbnail
Purbaya Dicecar Banggar DPR, Siapa yang Nikmati Pertumbuhan Ekonomi?
16:19
Video thumbnail
Bikin Suasana Cair! KASAD Maruli Sapa KDM di Tengah Pidato:Saya Kenal Cuma Pak KDM
08:13
Video thumbnail
Terungkap! 4 Jenis Harta Koruptor yang Bisa Dirampas Negara
10:06
Video thumbnail
DPR Cecar Calon Deputi Gubernur BI, Soroti Upaya Jaga Independensi Bank Sentral
08:06
Video thumbnail
Begini Pengakuan Anggota DPR di Hadapan Ustaz Latif #shorts #trending
01:41
Video thumbnail
Ada Apa di Balik Demo 27 Agustus, Kapolri Soroti Penumpang Gelap
08:14
Video thumbnail
Prabowo Angkat Topi untuk Kiai Kampung: Tak Pernah Masuk TV, Tapi Tiap Hari Jaga Rakyat
08:23
Video thumbnail
Bikin Suasana Cair! KDM Sebut Jawa Barat Punya Gubernur dan Wali Kota Konten
06:26
Video thumbnail
Dukungan Ulama Bikin DPR Terharu Ditegah Kebut Tuntaskan RUU Perampasan
14:11
Video thumbnail
Panglima Jilah Ungkap Tradisi Berladang Orang Dayak Sejak Ribuan Tahun, Dulu Tak Ada Seperti Ini
05:30
Video thumbnail
Sejumlah Catatan Majelis Arah Indonesia Terkait RUU Perampasan Aset
13:15
Video thumbnail
Wamenhan Bebarkan Fakta, Kapal Perang Dibeli Rp370 Miliar Kini Dilelang Rp2 Miliar
08:13
Video thumbnail
Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Ormas Dalam Kericuhan Demo DPR
11:11
Video thumbnail
Sisa Kuota Pelanggan Tak Bisa Hangus Lagi #shorts #trending
02:07
Video thumbnail
Operator Internet Jangan Macam Macam, Sisa Kuota Tak Boleh Dihapus dan Dilarang Ada Biaya Tambahan
04:04
Video thumbnail
Ada Pesan Khusus Panglima Jilah ke Prabowo Soal Karhutla di Kalbar?
05:07
Video thumbnail
Dokter Spesialis Bertugas di Daerah Tertinggal Diguyur Insentif Rp30 Juta
10:37
Video thumbnail
Kapolri Blak-blakan soal Demo 27 Agustus: Ada yang Menumpangi
09:36
Video thumbnail
4 Jenis Harta Koruptor Bisa Dirampas Negara, Apa Saja?
10:07

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER