Nabi Palsu Asal Sumut yang Ingin Bubarkan Agama Islam Akhirnya diringkus Polisi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Seorang pria di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, menjadi sorotan setelah klaimnya sebagai nabi viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik, Jannes Kilon Diaz, mengenakan baju putih, memberikan pidato yang mengejutkan untuk umat Islam.

Diaz dengan yakin menyatakan dirinya sebagai nabi yang diutus untuk membubarkan agama Islam, mengklaim memiliki mukjizat super telepati yang memungkinkannya terhubung secara langsung dengan manusia lain.

- Advertisement -

Dia mengaku telah menerima petunjuk langsung dari Tuhan untuk menyebarkan pesan tersebut ke seluruh dunia.

“Saya Jannes Kilon Diaz. Saya adalah nabi yang diutus untuk mendampingi umat Muslim. Saya adalah nabi yang memiliki mukjizat super telepati yaitu di mana penglihatan, pendengaran, pikiran rasa dan suara hati saya terhubung secara permanen dengan manusia lainnya,” ujarnya dalam video.

Pernyataannya yang kontroversial memicu pertanyaan tentang kebenaran klaim ilahinya. Diaz menegaskan bahwa dua petunjuk, masing-masing pada tanggal 29 November 2020 dan 19 Februari 2021, menjadi landasan bagi keputusannya.

- Advertisement -

Dia menyerukan agar umat manusia mematuhi perintah tersebut, sambil mengklaim bahwa tindakannya demi kepentingan seluruh umat manusia.

Namun, pihak berwenang telah bertindak. Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Agus Arianto, mengonfirmasi bahwa pria tersebut telah ditangkap dan sedang dalam proses pemeriksaan oleh penyidik. Keputusan ini menunjukkan respon tegas terhadap klaim yang mengganggu ketertiban sosial dan agama.

“Benar pelaku sudah diamankan dan lagi pendalaman oleh Penyidik Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi,” ujarnya.

 

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Bandara Kertajati Jadi Pusat MRO Hercules AS di Asia

JCCNetwork.id-Pemerintah Indonesia menetapkan Bandara Kertajati sebagai lokasi pusat pemeliharaan dan perbaikan (Maintenance, Repair, and Overhaul/MRO) pesawat Hercules buatan Amerika Serikat untuk kawasan Asia. Keputusan itu...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER