Lonjaknya Jumlah Kendaraan di Bandung Pertanda Arus Mudik Telah Mulai, Ini Himbauan Kapolri

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Bandung – Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengimbau, masyarakat selalu mengikuti ketentuan yang diberlakukan dalam perjalan mudik. Hal ini untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan dalam berkendaraan.

Sebab, sudah ada peningkatan jumlah kendaraan sejak kemarin. Ini menunjukkan sudah dimulainya arus mudik Lebaran 2023.

- Advertisement -

“Memang sejak kemarin Jumat, Sabtu, dan nanti Minggu ini sudah ada peningkatan jumlah kendaraan. Masyarakat sudah mudik lebih awal,” ujar Kapolri dalam sambutannya di PP PERSIS, Bandung, Sabtu (15/4/23).

Menurut Kapolri, akan ada peningkatan lonjakan kendaraan, bahkan hingga di arteri. Tak terlepas di wilayah Bandung, Jawa Barat.

“Wilayah Jawa Barat, Bandung akan terdampak. Apakah masuk Bandung atau sebaliknya,”tutupnya.

- Advertisement -

Diberitkan sebelumnya, Polri bersama stakeholder terkait bakal menggelar Operasi Ketupat. Apel gelar pasukan dalam operasi Ketupat tersebut bakal dihelat pada Senin, 17 April 2023 pekan depan.

“Hari Senin kita akan melaksanakan apel Operasi Ketupat. Setelah itu, berikutnya kita gelar seluruh personel. Itu menandakan bahwa Operasi Ketupat sudah kita mulai,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di PP Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (14/4/2023).

Dengan adanya apel gelar pasukan itu lanjut Sigit, menandakan Operasi Ketupat dimulai. Siggit berharap, seluruh rangkaian pelaksanaan pengamanan libur Lebaran 2023 dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Mudah-mudahan seluruh rangkaian pergelaran operasi yang kita laksanakan, termasuk dengan seluruh stakeholder terkait tentunya bisa memberikan suasana yang nyaman dan masyarakat yang akan mudik bisa lancar,”ujarnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Putusan MK Kuota 30 Persen Perempuan Butuh Komitmen Partai

JCCNetwork.id-Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan sanksi bagi partai politik yang tidak memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan dinilai membutuhkan dukungan penuh dari partai...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER