Blusukan Gibran di Sumatera, Lampung Hingga Medan Dapat Sambutan Luar Biasa!

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Calon Wakil Presiden dari Koalisi Indonesia Maju, Gibran Rakabuming Raka, tengah fokus melakukan blusukan di Pulau Sumatera dengan tujuan meraih kemenangan dalam Pemilihan Presiden 2024 dalam satu putaran.

 

- Advertisement -

“Seperti minggu lalu ke Lampung, Palembang, Bangka Belitung. Minggu ini kita ke Jambi, ke Toba (Sumatera Utara) dan hari ini kita di Medan yang mendapat sambutan sangat luar biasa sekali,” ucap Gibran di Medan, Minggu (17/11/2023).

 

Meskipun Pulau Jawa dianggap sebagai kunci kemenangan dalam setiap Pemilihan Presiden, Gibran menekankan bahwa suara dari 10 provinsi di Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Lampung, tetap memiliki peran penting.

- Advertisement -

 

“Orang-orang bilang Jawa adalah kunci, tapi Sumatera ini tidak bisa dilupakan,” katanya.

 

Gibran juga memberi pesan kepada kader partai Koalisi Indonesia Maju, terutama di Sumatera Utara, untuk tidak terpengaruh oleh serangan fitnah dan hoaks.

 

“Kita sedang banyak diserang hoaks, berita negatif. Saya sarankan tidak ditanggapi, didiamkan saja. Di senyumin saja. Kalau ada berita survei jelek, kita harus kerja lebih keras lagi. Kalau survei bagus, tidak perlu jumawa,” ujar dia.

 

Dia juga menegaskan bahwa tidak ada perubahan arah pembangunan di Pulau Sumatera, khususnya di Sumatera Utara.

 

“Yang ada keberlanjutan dan penyempurnaan. Sekarang warga di Medan sudah merasakan dampak positif tol trans Sumatera. Memang belum tersambung semua, ya itu tadi perlunya keberlanjutan dan penyempurnaan,” tambah Gibran.

 

- Advertisement -

BACA LAINNYA

MBG Disebut Turunkan Kemiskinan Fakta atau Ilusi?

JCCNetwork.id- Bayangkan ada satu program pemerintah yang bukan cuma mengisi piring makan anak-anak, tapi diam-diam menggerakkan roda ekonomi satu daerah. Uang triliunan rupiah mengalir...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER