JCCNetwork.id– Partai Demokrat membeberkan alasan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dengan mendukung pasangan calon (Paslon) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
“Ibarat tiga buah rumah dan kami diminta untuk memilih. Jika tidak memilih pasti akan mati kedinginan,” ujar Wakil Ketua Partai Demokrat Benny K Harman di akun sosial media X, Kamis (2/11/2023).
Benny menganalogikan rumah pertama letaknya di sebelah kiri, rumah kedua terletak di tengah, dan rumah ketiga di sebelah kanan. lanjutnya rumah pertama tertutup rapat-rapat meskipun telah diketuk beberapa kali.
“Konon pemilik rumahnya memesan kepada penjaga rumah agar tidak menerima tamu selain tamu yang telah direkomendasikan pemilik rumah,” ungkap Benny.
Di rumah ketiga Demokrat disuruh mengikuti aturan yang dibuat oleh pemilik rumah. Segala keputusan menurut Benny hanya sepihak dan tidak ada dialog, komunikasi melainkan dominasi.
“Roma Locuta, Causa Finita. Itu hukum yang berlaku di sana,” ucapnya.
Pada akhirnya, pintu yang terbuka adalah rumah yang berada di tengah. Pemiliknya juga tak mendikte Demokrat dan menyambut hangat partainya.
“Pemilik rumah juga mengajak kami untuk duduk satu meja, membuat aturan dan kesepakatan bersama yang akan berlaku dalam rumah, dan harus dipatuhi oleh semua penghuni rumah. Bukan untuk penghuni rumah bahagia namun untuk rakyat bahagia, tertawa riang dan bersama gembira,” jelas Benny.























