JCCNetwork.id– Masa depan Romelu Lukaku di Chelsea semakin kabur dalam konteks sepak bola. Meskipun belum ada klub yang mengungkapkan minatnya, Lukaku bisa menjadi pemain yang dibutuhkan oleh dua tim.
Lukaku tak terdaftar dalam rencana Chelsea dan diumumkan untuk dijual. Sebelumnya, ada asumsi bahwa ia akan bergabung dengan Inter Milan secara permanen setelah masa peminjamannya.
Diketahui hubungan Lukaku dan Inter menjadi retak setelah terbongkarnya percakapan diam-diam dengan rival besar Inter, Juventus. Inter semakin frustrasi karena Lukaku berhenti berkomunikasi dengan mereka.
Di sisi lain, usaha Lukaku untuk bergabung dengan Juventus juga terhenti. Ia mendapatkan penolakan tegas dari para pendukung setelah beredar kabar tentang kemungkinan pertukaran dengan Dusan Vlahovic.
Hingga saat ini, tujuan langkah selanjutnya bagi Lukaku belum terungkap. Namun, mantan penyerang Manchester United, Dwight Yorke, menganggapnya masih memiliki potensi besar. Ia berpendapat, Manchester United atau Tottenham Hotspur bisa memanfaatkan kemampuan Lukaku sebagai solusi sementara.
“Romelu Lukaku pastinya masih cukup bagus buat klub enam besar. Saya rasa Man United atau Tottenham seharusnya mengambil Lukaku dengan pinjaman jangka pendek dan setuju membayar sebagian dari gajinya,” ungkap Yorke kepada OLBG dikutip Standard.
“Bagaimanapun yang orang-orang katakan soal Lukaku, dia punya catatan mencetak gol yang impresif dan dia tak mendapatkan kredit dengan sepantasnya. Kalau Anda punya Lukaku yang panas, yang ingin bermain untuk Anda, dia adalah seorang penentu kemenangan dan sulit untuk dihadapi siapapun di dunia.”
“Kalau Anda ingin bersaing dengan yang terbaik, maka Lukaku adalah pemain yang bisa mencetak 15-20 gol dalam semusim, yang mana tak ternilai dan sulit untuk ditemukan di permainan era sekarang,” ujarnya.



