JCCNetwork.id– Striker muda Prancis Kylian Mbappe, terus berada di pusaran kontroversi yang tak kunjung mereda. Dalam sebuah langkah tegas, Paris Saint-Germain (PSG) telah memutuskan untuk mengasingkan sang talenta berbakat itu menjelang laga pembukaan melawan Lorient pada Minggu mendatang.
Kabar mengemuka dari ESPN, Mbappe kemungkinan akan absen di semua pertandingan sepanjang bulan Agustus.
Rencana ini tak hanya mempengaruhi laga melawan Lorient, namun juga pertemuan dengan Toulouse dan Lens.
Hal ini merupakan kelanjutan dari hukuman yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak Liga Prancis selama lima musim berturut-turut.
Sumber kebuntuan ini berasal dari ketidaksetujuan Mbappe menandatangani perpanjangan kontrak baru. Meski begitu, Mbappe ingin tetap bertahan hingga kontraknya berakhir tahun depan.
Ia juga telah menyatakan, keputusannya akan bergantung pada situasi internal klub di musim 2023-24.
Namun, situasi ini berpotensi menyebabkan kerugian besar bagi PSG jika Mbappe akhirnya memutuskan untuk pergi. Rumor kian santer bahwa ia telah mencapai kesepakatan dengan Real Madrid untuk bergabung secara gratis tahun depan.
Menyikapi kondisi ini, PSG telah mengambil langkah drastis dengan membekukan Mbappe dari tim utama, meskipun bursa transfer musim panas telah ditutup jika ia tetap enggan memperpanjang kontraknya.
Menurut regulasi Liga Prancis, Mbappe wajib kembali masuk dalam skuad utama PSG jika bursa transfer ditutup dan ia masih berada di klub. Meski demikian, kabar beredar bahwa pelatih Luis Enrique telah mendapat instruksi untuk tidak memainkan Mbappe sepanjang musim ini.
Situasi ini pun menjadi dilema bagi Mbappe. Dengan ketidakmungkinan bermain sepanjang musim, ia akan menghadapi tantangan untuk menjaga kondisi fisik optimal mengingat Piala Eropa akan digelar tahun depan.
Drama antara PSG dan Mbappe tampaknya akan menjadi sorotan dalam panggung sepakbola Liga Prancis di musim baru ini.



