JCCNetwork.id – Sabtu 1 Juli 2023, bertepatan dengan tanggal 12 Dzulhijjah 1444 H. Madrasah dan Sekolah Islam Pembangunan, melalui Direktorat Sosial dan Keagamaan Yayasan Syarif Hidayatullah, Jakarta menyalurkan bantuan hewan kurban untuk warga minoritas muslim di Kampung Oenasi, Desa Oe’ekam, Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.
Dua ekor kambing disembelih langsung di kampung tersebut prosesi penyembelihannya dilakukan oleh imam musholla setempat dengan dibantu oleh warga lainnya, demikian dilaporkan oleh Ust. Kin Kin Syamsudin yang menjadi mitra Lembaga di sana.
Dari dua ekor kambing disembelih, satu ekor dibagikan untuk warga muslim di kampung Oenasi berjumlah 27 KK (Kepala Keluarga). Sementara satu ekor kambing lainnya dibagikan kepada warga kampung Taenoe.
Yang cukup menarik, daging kurban dibagikan di kampung Taenoe ini tidak hanya diterima warga muslim saja, tapi juga diterima warga non-muslim. Hal ini dilakukan mengingat bahwa warga di kampung tersebut secara berimbang terdiri dari pemeluk Islam dan Protestan.
Pola pembagian seperti ini bukanlah hal yang baru karena sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu, bahkan berlaku secara umum di beberapa titik di kecamatan Amanuban Timur.
Warga muslim di kampung Oenasi menyambut baik penyaluran hewan kurban di kampung mereka, terlebih kampung tersebut cukup jauh dari pusat kota dan terletak di pedalaman.
Penyaluran hewan kurban dari pihak Direktorat Sosial dan Keagamaan UIN Jakarta ini adalah salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi nyata terhadap keberadaan komunitas muslim di pedalaman khususnya. Warga muslim di kampung Oenasi juga berharap semoga ke depan pihak-pihak lain bisa turut berkurban di tempat ini.
Mengingat warga muslim di Kecamatan Amanuban Timur ini secara statistik terbilang sebagai minoritas, termasuk juga di kampung Oenasi, beberapa kegiatan keislaman bisa dibilang berdampak signifikan terhadap eksistensi warga muslim itu sendiri.
Salah satunya adalah melalui kegiatan kurban ini. Karena tidak hanya diterima oleh warga muslim saja, kurban yang dilaksanakan di Amanuban Timur tidak jarang diterima juga oleh warga non muslim.
Di sisi lain, praktik pembagian kurban semacam ini bisa jadi salah satu model dakwah Islam kepada non muslim.
(Dr. Tantan Hermasah, M.Si)



