JCCNetwork.id-Kecelakaan beruntun terjadi di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (8/10/2026) dini hari.
Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil dan sejumlah kendaraan hingga menyebabkan satu pengendara ojek online (ojol) meninggal dunia.
Selain korban meninggal, seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor mengalami patah tulang dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Kecelakaan bermula ketika mobil berwarna abu-abu dengan nomor polisi B 7 AXL melaju dari arah Tomang menuju Kota Bambu.
Kendaraan yang ditumpangi dua orang, masing-masing laki-laki dan perempuan, diduga kehilangan kendali saat melaju di lokasi kejadian.
Sejumlah saksi menyebut mobil tersebut melaju cukup kencang sebelum menabrak beberapa objek di sepanjang jalan.
Kendaraan pertama kali menghantam bagian sisi jalan, kemudian menabrak gerobak las dan kendaraan lain yang berada di lokasi.
Saksi bernama Juan mengatakan mobil terlihat oleng sebelum terjadi tabrakan. Menurut dia, kendaraan tetap melaju setelah benturan pertama hingga kembali menabrak objek lain.
“Dari arah Tomang mau ke Kota Bambu. Sudah oleng, cuma posisi kecepatannya tinggi,” kata Juan.
Saksi lainnya, Aldi, memperkirakan mobil melaju dengan kecepatan sekitar 60 hingga 80 kilometer per jam.
Ia menyebut rangkaian kecelakaan tersebut melibatkan sedikitnya dua sepeda motor dan dua mobil.
Benturan keras juga mengakibatkan gerobak las rusak dan pagar besi rumah warga roboh.
“Hantam ke kiri, ada tukang gerobak las, bablas terus. Ternyata bukan berhenti, dia malah tancap gas terus,” ujarnya.
Dua orang yang berada di dalam mobil kemudian diamankan di kantor RW setempat di Jalan Kamboja Raya, Palmerah.
Dugaan bahwa pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol turut muncul dari keterangan sejumlah saksi.
Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan kepolisian.
Akibat kecelakaan itu, seorang pengemudi ojol meninggal dunia. Jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD Tangerang.
Sementara korban perempuan yang mengalami patah tulang dibawa ke Rumah Sakit Pelni Jakarta.
Petugas Unit Laka Lantas Polres Jakarta Barat telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan, termasuk kondisi pengemudi saat kejadian, kecepatan kendaraan, serta rangkaian tabrakan yang menyebabkan sejumlah kendaraan dan fasilitas warga mengalami kerusakan.
Dugaan pengemudi berada di bawah pengaruh alkohol masih sebatas informasi awal dari saksi.
Kepastian mengenai faktor penyebab kecelakaan akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan kepolisian.



