Pemerintah Kejar 101 Sekolah Rakyat Rampung Juni 2026

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah menargetkan penyelesaian pembangunan 101 Sekolah Rakyat pada Juni 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Proyek ini diproyeksikan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026/2027 dan difokuskan untuk menampung siswa dari keluarga miskin ekstrem.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari menyatakan progres pembangunan tahap kedua Sekolah Rakyat berjalan sesuai jadwal. Seluruh unit yang tengah dibangun ditargetkan selesai paling lambat 20 Juni 2026 agar dapat langsung digunakan pada awal tahun ajaran yang dimulai Juli mendatang.

- Advertisement -

“Sehingga, (sekolah-sekolah tersebut) dapat digunakan untuk tahun ajaran baru 2026/2027 yang dimulai pada Juli 2026 yang akan datang,” ujar Qodari, Rabu (25/3/2026).

Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep pendidikan terpadu berbasis asrama. Para siswa tidak hanya mendapatkan layanan pendidikan formal, tetapi juga fasilitas penunjang seperti layanan kesehatan, sarana pembelajaran digital, serta kebutuhan dasar sehari-hari yang disediakan tanpa biaya.

Program ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang telah diinisiasi sebelumnya melalui pembangunan sekolah rintisan.

- Advertisement -

Pada tahap kedua, pemerintah awalnya merencanakan pembangunan 104 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Namun, hingga saat ini baru 101 sekolah yang diprioritaskan untuk diselesaikan lebih awal.

Adapun tiga lokasi yang belum masuk dalam penyelesaian tahap ini berada di Kota Malang, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Aceh Singkil. Ketiganya dijadwalkan memulai pembangunan pada Oktober 2026.

“Sebaran ini mencerminkan upaya pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan infrastruktur pendidikan di berbagai wilayah, termasuk daerah tertinggal dan kepulauan,” imbuhnya.

Sebaran pembangunan Sekolah Rakyat mencakup berbagai wilayah, dengan rincian Pulau Jawa sebanyak 40 lokasi, Sumatera 26 lokasi, Kalimantan 12 lokasi, Sulawesi 16 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara tiga lokasi, Maluku empat lokasi, serta Papua tiga lokasi. Pemerataan ini ditujukan untuk menjangkau daerah tertinggal dan wilayah kepulauan yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan.

Selain memperluas akses pendidikan, proyek ini juga memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja. Pembangunan tahap kedua diperkirakan melibatkan sekitar 58 ribu pekerja konstruksi. Setelah seluruh sekolah beroperasi, program ini juga diproyeksikan membuka sekitar 5.200 lapangan kerja bagi tenaga pendidik.

“Saat ini, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis bekerja sama dengan penyedia jasa dari BUMN Karya dan Swasta,” pungkasnya.

Setiap unit Sekolah Rakyat ditargetkan mampu menampung sekitar 1.080 siswa per tahun dari jenjang SD hingga SMA. Program ini secara khusus menyasar keluarga pada kelompok desil 1 dan desil 2 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis dengan melibatkan perusahaan BUMN Karya serta pihak swasta. Pemerintah menilai program ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan kesenjangan pendidikan di Indonesia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Fenerbahce Bidik Marcus Rashford pada Bursa Transfer

JCCNetwork.id – Fenerbahce dilaporkan memasukkan Marcus Rashford sebagai target utama pada bursa transfer musim panas 2026. Klub asal Turki tersebut dikabarkan siap mengalokasikan dana besar...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Pesan KDM Mau Sukses Harus Siap Lewat Masa Pahit!
09:06
Video thumbnail
Kejar Penurunan Stunting di Daerah 3T, 1.700 Dapur MBG Siap Beroperasi Dikerahkan
08:03
Video thumbnail
Di Hadapan Kapolda, Dedi Mulyadi Buka-bukaan soal LC yang Banyak dari Jawa Barat
08:59
Video thumbnail
China Terlibat dalam Satelit Lampung, BRIN Tegaskan Kendali Data Tetap di Tangan Indonesia
15:14
Video thumbnail
BRIN Singgung Pemanfaatkan Teknologi Nuklir RI Jauh Lebih Luas
10:05
Video thumbnail
Mahasiswa Heran Tentara Turun ke Sawah, Mentan Balik Tanya: Mau Gantikan Tanpa Dibayar?
17:47
Video thumbnail
Reaksi Istana di Tengah Makin Kencangnya Isu Pergantian Kapolri Jenderal Listyo
03:50
Video thumbnail
Baru Sebulan Kerja di BGN, Bigini Kata ZulhaS ke Sudaryono yang Nampak Makin Langsing
08:18
Video thumbnail
Gebrakan KDM Basmi Knalpot Brong, Warga Bakal Dapat Knalpot Standar Gratis
08:24
Video thumbnail
Mentan Amran Dorong Aktivis Kampus Berani Cari Jalan Sendiri Tak Hidup dari Proposal
10:12
Video thumbnail
Begini Balasan Kang Dedi Mulyadi Kepada Penenetang Sayembara Tangkap Begal
12:05
Video thumbnail
Kopdes Merah Putih Ramai Disebut Masih Kosong, Zulhas Buka Suara
09:40
Video thumbnail
Bukan Cuma Sayembara! Strategi Kang Dedi Mulyadi Buat Begal Harus Takut Warga
10:05
Video thumbnail
Hashim Tegaskan MBG Tak Akan Berhenti Tetap Lanjut, Kecuali Prabowo Kalah di Pilpres 2029
09:49
Video thumbnail
Pernah Hidup Pas-Pasan dan Dihina Ini Jalan Amran dari Anak Kos hingga Jadi Menteri
09:01
Video thumbnail
KDM Siapkan Tanggung Jawab untuk Korban Begal Keluarga Korban Meninggal Ikut Ditanggung
10:16
Video thumbnail
Bikin Prabowo Kaget! Begini Inovasi Rumah Tahan Gempa Tipe 36, Cuma 14 Hari Rp190 Juta
09:16
Video thumbnail
Buku SD-SMA Dicek Prabowo Satu per Satu, Begini Perbandingannya dengan Luar Negeri
11:43
Video thumbnail
Prabowo Soroti Buku Pelajaran, Tulisan Kecil hingga Kertas Rusak Jadi Masalah
11:48
Video thumbnail
Detik-Detik Hakim Saldi Isra Tegur Ahli Presiden
11:19

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER