Hector Souto Ingin Liga Futsal RI Setara Spanyol

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pelatih Kepala Tim Nasional Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan komitmennya untuk mendorong pembenahan menyeluruh ekosistem futsal nasional, tidak terbatas pada pembinaan tim nasional semata. Selain menjalankan tugas sebagai pelatih kepala, Souto juga mengemban peran strategis sebagai Direktur Teknik Federasi Futsal Indonesia (FFI) yang berfokus pada peningkatan kualitas kompetisi domestik.

Upaya penguatan kompetisi futsal nasional mendapat angin segar setelah PT Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) selaku operator liga resmi menggandeng Presiden klub futsal Spanyol AE Palma, Jose Tirado, sebagai penasihat strategis. Kerja sama tersebut diarahkan untuk membangun fondasi liga futsal Indonesia yang lebih profesional dan berdaya saing tinggi di kawasan Asia.

- Advertisement -

Hector Souto menyambut positif langkah strategis tersebut. Pelatih asal Spanyol berusia 44 tahun itu menilai kolaborasi internasional merupakan bagian penting dari transformasi liga futsal nasional. Ia bahkan menyampaikan ambisi besarnya untuk menjadikan kompetisi futsal Indonesia setara dengan liga futsal Spanyol yang dikenal memiliki sistem kompetisi mapan dan berstandar tinggi.

“Itu adalah mimpi saya, benar-benar mimpi saya. Banyak orang mengira saya hanya memikirkan tim nasional, tetapi itu sepenuhnya keliru. Saya selalu peduli pada pemain, baik pemain profesional maupun pemain muda,” kata Hector Souto kepada wartawan termasuk Okezone.

Menurut Souto, tanggung jawabnya sebagai pelatih kepala tim nasional tidak dapat dipisahkan dari pengembangan liga. Ia menilai kualitas kompetisi domestik menjadi fondasi utama dalam mencetak pemain-pemain futsal yang mampu bersaing di level internasional.

- Advertisement -

“Tanggung jawab saya sebagai pelatih kepala tim nasional dan direktur teknis adalah menciptakan peluang bagi para pemain, karena merekalah aktor utama dalam olahraga ini,” sambung pelatih yang membawa Timnas Futsal Indonesia lolos ke final Piala Asia Futsal 2026.

Souto menegaskan bahwa perhatiannya mencakup seluruh lapisan ekosistem futsal, mulai dari pemain profesional hingga pemain usia muda. Ia menyebut, pengembangan pemain harus dilakukan secara berkelanjutan dengan menyediakan ruang kompetisi yang sehat dan profesional.

Selain pemain, Hector Souto juga menyoroti peran vital pelatih dalam kemajuan futsal Indonesia. Ia menilai peningkatan kualitas liga akan berdampak langsung terhadap kualitas pelatih, yang pada akhirnya turut menentukan perkembangan pemain.

“Begitu juga para pelatih. Kami harus menciptakan kondisi yang baik bagi pelatih. Bagaimana caranya? Dengan membangun liga yang benar-benar profesional dan berusaha mengejar standar liga Spanyol,” ujar dia.

Menurutnya, penciptaan liga yang profesional dengan standar tinggi merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia futsal nasional, baik pemain maupun pelatih. Ia menyebut, standar kompetisi Spanyol dapat dijadikan acuan dalam membangun sistem liga yang berkelanjutan di Indonesia.

Lebih lanjut, Souto menilai hasil dari pembenahan tersebut mulai terlihat melalui prestasi kelompok usia Timnas Futsal Indonesia. Ia mencontohkan keberhasilan tim nasional kelompok umur yang meraih gelar juara AFF Futsal U-16 serta pencapaian sebagai runner-up AFF Futsal U-19.

“Seperti yang bisa Anda lihat, kami sudah menciptakan banyak peluang bagi pemain muda. Kami menjadi juara AFF U-16 berkat kolaborasi seluruh AFP dan AFK. Kami juga menjadi runner-up U-19 dengan kontribusi PFL Next, inisiatif swasta, serta program pencarian bakat AFP dan AFK,” papar dia.

Capaian tersebut, kata Souto, merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk Asosiasi Futsal Provinsi (AFP), Asosiasi Futsal Kabupaten/Kota (AFK), program PFL Next, serta dukungan inisiatif swasta dalam pencarian dan pembinaan bakat muda.

Ia menegaskan bahwa peningkatan standar kompetisi merupakan langkah paling strategis untuk melahirkan pemain-pemain berkualitas di masa depan. Dengan liga yang kuat dan profesional, pemain akan berkembang secara alami dan siap menghadapi persaingan di tingkat regional maupun global.

“Apa yang kami lakukan adalah menciptakan peluang bagi semua pihak. Cara terbaiknya adalah dengan meningkatkan standar liga. Hal ini akan membantu para pemain profesional menjadi lebih baik, dan pada akhirnya melahirkan pemain-pemain yang lebih berkualitas bagi masa depan futsal Indonesia,” pungkas Hector Souto.

Hector Souto menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut bertujuan menciptakan peluang seluas-luasnya bagi seluruh pelaku futsal nasional, sekaligus membangun masa depan futsal Indonesia yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Iran Perluas Target Serangan, Kini Bidik Aset Ekonomi AS

JCCNetwork.id – Pemerintah Iran dilaporkan memperluas sasaran operasi militernya dengan memasukkan aset ekonomi Amerika Serikat (AS) sebagai target potensial di kawasan Timur Tengah. Kebijakan tersebut...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER