JCCNetwork.id-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026–2030 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
Pelantikan tersebut mencakup unsur pemerintah dan perwakilan pemangku kepentingan.
Prosesi pelantikan dibagi ke dalam dua kelompok, yakni perwakilan menteri sebagai anggota DEN dari unsur pemerintah serta tokoh pemangku kepentingan dari luar kabinet.
Dari unsur pemerintah, terdapat delapan menteri yang dilantik, yaitu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, serta Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.
Sementara itu, anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan terdiri atas Johni Jonatan Numberi, Muhammad Fadhil Hasan, Satya Widya Yudha, Sripeni Inten Cahyani, Unggul Priyanto, Saleh Abdurrahman, Muhammad Kholid Syeirazi, dan Surono.
Dalam pelantikan tersebut, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan yang menegaskan komitmen para anggota DEN untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, mematuhi peraturan perundang-undangan, serta menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi etika jabatan dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara.
“Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya, kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian sumpah jabatan yang diucapkan para pejabat baru tersebut dipimpin oleh Prabowo.
Dewan Energi Nasional memiliki peran strategis dalam perumusan dan penetapan kebijakan energi nasional, termasuk pengawasan pelaksanaan kebijakan energi yang berkelanjutan dan berketahanan.























