Thomas Djiwandono Selangkah Lagi Duduki Kursi Deputi Gubernur BI

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Komisi XI DPR RI menyetujui Thomas Djiwandono sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah yang bersangkutan dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan. Persetujuan tersebut diambil dalam rapat internal Komisi XI dan akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI untuk disahkan sebelum dilantik oleh Mahkamah Agung.

Thomas Djiwandono dipilih untuk mengisi posisi Deputi Gubernur BI yang ditinggalkan Juda Agung, yang secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada 13 Januari 2026. Dengan keputusan ini, Thomas tinggal menunggu pengesahan dalam Sidang Paripurna DPR yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (27/1).

- Advertisement -

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil melalui mekanisme musyawarah mufakat. Prosesnya diawali dengan rapat pimpinan Komisi XI bersama para pimpinan kelompok fraksi (Poksi) sebelum dibawa ke rapat internal.

“Telah dilakukan kesepakatan melalui proses musyawarah mufakat dan kemudian dimasukkan dalam rapat internal di Komisi XI bahwa yang diputuskan untuk menjadi Deputi Gubernur BI pengganti Juda Agung yg mengundurkan diri adalah Thomas Djiwandono,” kata Misbakhun di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Menurut Misbakhun, salah satu pertimbangan utama Komisi XI dalam menyetujui Thomas adalah kemampuannya untuk diterima oleh seluruh fraksi di DPR. Faktor tersebut dinilai penting mengingat posisi Deputi Gubernur BI memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas moneter nasional.

- Advertisement -

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berharap kehadiran Thomas di jajaran pimpinan Bank Indonesia dapat memperkuat koordinasi antara kebijakan moneter dan fiskal. Purbaya menilai pengalaman Thomas di pemerintahan, khususnya sebagai Wakil Menteri Keuangan, dapat menjadi nilai tambah dalam proses perumusan kebijakan moneter.

“Harapannya, dia (Thomas) bisa memberikan masukan yang lebih kuat ke kebijakan moneter yang juga turut memasukkan concern di fiskal,” ujar Purbaya kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin.

Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa masukan dari sisi fiskal tidak dimaksudkan untuk mencampuri independensi Bank Indonesia. Ia menekankan bahwa kebijakan moneter tetap berada sepenuhnya di bawah kewenangan BI.

Purbaya juga menambahkan bahwa setelah resmi menjabat, Thomas akan menjalankan tugasnya secara independen sesuai dengan mandat undang-undang. Pemerintah, kata dia, tidak memiliki kewenangan untuk mengarahkan keputusan yang diambil di Bank Indonesia.

“Setelah di sana, ya dia di sana. Saya nggak bisa mengendalikan dia. Cuma kan kalau pemikirannya lebih luas, dia bisa memberikan warna yang berbeda ke diskusi kebijakan moneter di sana,” tuturnya.

Apabila disahkan dalam Rapat Paripurna DPR, Thomas Djiwandono akan segera dilantik oleh Mahkamah Agung dan resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia untuk melanjutkan sisa masa jabatan yang ditinggalkan pendahulunya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Investor AS Siap Bangun Waste to Fuel di Soloraya

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat upaya penanganan persoalan sampah dengan membuka peluang investasi di sektor pengolahan limbah menjadi energi ramah lingkungan. Langkah tersebut...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Ahli Presiden Bicara APBN, Hakim MK Soroti Batas Logika Politik
11:10
Video thumbnail
Ahli Presiden Dicecar Hakim MK Soal Arah APBN untuk Daerah
25:59
Video thumbnail
Ekonomi Melejit 34,17%, Tapi Gubernur Sherly Tanya Apakah Maatnya Sampai ke Rakyat?
12:37
Video thumbnail
Bikin Amran Salut! Banyak Maba Undip Ternyata Sudah Jadi Bibit Pengusaha
15:02
Video thumbnail
Bagaimana Rasanya? Prabowo Cicipi Kripik Ubi Ungu di Stand BRIN
08:43
Video thumbnail
Tak Disangka! Gegara dengar Curhat Mahasiswa, Mentan Amran Langsung Telepon Bulog
09:22
Video thumbnail
Mengapa Mentan Amran Sampai Bayari Kos Mahasiswa 2 Tahun? Awalnya Cuma Dengar Curhat Soal Beras
08:54
Video thumbnail
Prabowo Kumpulkan Buku Pelajaran Asia Tenggara, Kurikulum RI Mau Dibawa ke Mana?
11:19
Video thumbnail
Kenapa Prabowo Sampai Kumpulkan Buku Pelajaran Asean? #shorts #trending
02:15
Video thumbnail
Maluku Utara Ekonominya Melejit, Rakyat Kebagian Apa? #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Juara Se- Indonesia Angka Ekonomi Tumbuh Tajam, Tapi Rakyat Dapat Apa?
10:26
Video thumbnail
Tegas! Menko Zulhas Ancam Tutup SPPG yang Nekat Tak Beli Bahan di Kopdes
09:13
Video thumbnail
Sherly Disentil! Nazlatan Berharap Jalan Cepat Beres Berharap Tak Pakai Hilux lagi
08:13
Video thumbnail
Momen Prabowo Halau Mikrofon Peneliti BRIN Saat Pamer Teknologi Nuklir Indonesia
08:44
Video thumbnail
Pecah Rekor Lagi! Sherly Bawa Maluku Utara Tetap Jadi Raja Pertumbuhan Ekonomi Indonesia!
11:01
Video thumbnail
Momen Prabowo Teguk Air Olahan BRIN! Celetuk: Kalau Bu Mega Minum, Masa Prabowo Tidak
09:05
Video thumbnail
Detik-Detik Prabowo Uji Temuan Periset! Dibanting hingga Diinjak
09:04
Video thumbnail
Kepala BRIN Beberkan Pengembangan Teknologi Nuklir RI di Hadapan Prabowo
13:35
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan! Kenyataan Pendidikan RI Masih Kalah dari dari Negara Tetangga
08:46
Video thumbnail
Prabowo Terkesan! BRIN Ubah Limbah Sawit Jadi Sepatu Super Murah Cuma Rp47 Ribu!
09:47

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER