JCCNetwork.id-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan pembangunan jalur monorel menuju kawasan Taman Margasatwa Ragunan (TMR) sebagai bagian dari program revitalisasi dan pembenahan akses transportasi publik di wilayah tersebut. Rencana ini diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, di Jakarta.
Rano menyatakan, keberadaan monorel diharapkan menjadi moda transportasi alternatif bagi masyarakat yang hendak berwisata ke Ragunan sehingga tidak bergantung pada kendaraan pribadi.
Menurutnya, kepadatan lalu lintas di sekitar Ragunan kerap terjadi, terutama pada akhir pekan, akibat terbatasnya kapasitas jalan.
Ia menegaskan, monorel dipilih sebagai opsi karena dinilai ramah lingkungan dan tidak mengganggu habitat satwa di area kebun binatang. Penggunaan transportasi publik ini juga disebut mampu menekan emisi kendaraan bermotor di kawasan wisata.
Rano menambahkan, pembangunan monorel akan ditarik langsung menuju kawasan Ragunan sehingga pengunjung dapat menjangkau lokasi wisata tanpa harus memasuki area dengan kepadatan lalu lintas tinggi.
Selain revitalisasi Ragunan, ia mengungkapkan terdapat empat penugasan lain dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, di antaranya penataan kawasan Kota Tua, Pasar Baru, dan pengembangan Setu Babakan sebagai pusat budaya Betawi.
Di Setu Babakan direncanakan pembangunan lembaga pendidikan dan sarana latihan seni untuk memperkenalkan budaya Betawi kepada masyarakat.
Pemprov DKI menegaskan, pengembangan kawasan wisata dan budaya akan diselaraskan dengan penyelesaian persoalan transportasi.
Infrastruktur berbasis transportasi massal seperti monorel disebut menjadi prioritas dalam rangka memperbaiki konektivitas serta kenyamanan warga.























